Panwaslu Bentuk Sentra Gakkumdu

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
PENGAWASAN: Komisioner Panwaslu Kota Depok, foto bersama perwakilan Polresta Depok dan Kejari Kota Depok saat launching Sentra Gakkumdu di Wisma Hijau Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Selasa (28/11).

DEPOK Guna mempercepat penanganan laporan dugaan pelanggaran pidana pada Pilgub Jabar 2018. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok bekerjasama dengan Polresta Depok dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok melaunching Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Wisma Hijau Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Selasa (28/11).

Ketua Panwaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana menjelaskan, Sentra Gakkumdu ini bertugas untuk menangani kasus-kasus pelanggaran pidana pemilihan dalam Pilgub 2018, yang anggotanya terdiri dari unsur Panwaslu Kota Depok, khususnya Divisi Penindakan Pelanggaran, unsur Polresta Kota Depok, khususnya Reskrim, unsur Kejaksaan Negeri Kota Depok, khususnya Sie.Pidum.

“Total personil tim Sentra Gakkumdu 15 orang, dimana tiap lembaga melibatkan lima orang anggotanya. Ketuanya ada tiga dan Koordinator timnya Andriansyah dari coordinator divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Depok,” kata Dede kepada Radar Depok usai acara.

Ia melanjutkan, Sentra Gakkumdu bertugas menangani dugaan pelanggaran pidana pemilihan sejak saat penerimaan laporan, Panwaslu didampingi petugas penyidik kepolisian dan jaksa, sehingga bisa langsung ditetapkan apakah memenuhi unsur pidana atau tidaknya, agar proses penanganannya bisa lebih cepat karena dalam peraturannya batas waktu penanganan pelanggaran dalam Pilgub dapat tempo singkat.

“Teknisnya, Kapolres, Kajari serta Ketua Panwaslu menugaskan personil masing-masing untuk duduk bersama dalam Sentra Gakkumdu, lalu ditetapkan dalam SK Panwaslu,” papar Dede.

Sementara, Komisioner Panwaslu Kota Depok, Andriansyah menambahkan, disamping launching Sentra Gakkumdu, juga melakukan Rakor dengan peserta dari tim Sentra Gakkumdu beserta seluruh ketua dan anggota Panwas kecamatan se-kota depok, agar pemahaman dan koordinasi antar lini terbangun lebih baik.

“Adapun yang hadir mewakili kapolresta, Wakasat Reskrim, AKP Ketut dan  mewakili Kajari, A.B Ramadhan (Japidum),” imbuhnya.

Ia berharap, dengan dibentuknya Sentra Gakkumdu, penanganan pelanggaran pidana pemilihan dapat lebih efektif dan cepat, sehingga tidak ada laporan yang terlambat ditangani. “Utamanya menjadikan Pilgub Jabar 2018 berkualitas, bersih dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dalam undang-undang,” ucap Andriansyah. (cky)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu