PDIP Kirim Baguna Tangani Korban Gunung Agung

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
TERJUN LANGSUNG: Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri saat melihat langsung Diklat Baguna dan Badan SAR Nasional (Basarnas) di Bumi Perkemahan Cibubur, Depok, Kamis (23/11).

DEPOK – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kirim sejumlah kader terlatihnya yang tergabung dalam Badan Penangulangan Bencana (Baguna) untuk menangani para korban terdampak letusan Gunung Agung, Bali.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno putri usai menutup rangkaian Diklat Baguna dan Badan SAR Nasional (Basarnas) di Bumi Perkemahan Cibubur, Depok, Kamis (23/11).

Mega menegaskan, seluruh kadernya ditakdirkan membantu rakyat tanpa memandang latar belakang agama, suku dan politik. Baguna, lanjut Mega, harus menjadi badan penanggulangan PDIP yang handal, artinya harus profesional antara lain adalah hidupnya sehat, dan mereka juga harus bisa menolong diri sendiri dulu. Seperti jika terjun ke wilayah banjir atau sunami mereka harus bisa renang

“Di Bali kita juga sudah punya dan kita perbantukan. Kita tetap siap siaga, karena harus menyesuaikan. Jika dibutuhkan, kita akan kirim lagi dari lain-lain daerah,” kata Mega.

Baguna, lanjut Megawati, merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan yang ditugaskan secara khusus oleh partai untuk terjun ke lokasi bencana. “Tim SAR dari Baguna PDI Perjuangan adalah tim yang siap hadir pertama kali di setiap wilayah bencana tanpa memandang agama suku dan juga afiliasi politik,” ujarnya

Megawati juga menjelaskan, kemanusiaan tidak pernah mengenal sekat atau latar belakang agama, suku, ras dan politik. Oleh karena itu, membantu rakyat yang terkena musibah bencana merupakan kewajiban dan kesadaran dari setiap kader PDI Perjuangan.

“Setiap kader Baguna PDI Perjuangan hadir di tengah rakyat, semangat membantu rakyat tanpa pamrih, dengan tulus iklas, dan terus membangun semangat rakyat yang menjadi korban bencana. Kader harus hadir ditengah rakyat, tanpa pernah membedakan suku, agama, status sosial, bahkan pilihan partai politiknya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga bercerita ihwal pembentukan Baguna sebagai organisasi sayap partai di bidang kemanusiaan tahun 2005.

Menurutnya, pembentukan Baguna tak lepas dari pengalaman dan kontribusinya menggagas pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) tahun 2001 dan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 2002.

“Saya memandang bahwa partai pun memilik tanggung jawab sosial, tangung jawab kemanusiaan dan harus hadir di tengah rakyat ketika bencana terjadi. Karena itulah Baguna saya bentuk. Baguna telah menjalankan berbagai operasi kemanusiaan, dan PDIP sebagai satu-satunya partai yang memiliki badan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada seluruh kader PDI Perjuangan untuk siap dan siaga merespons panggilan rakyat yang terkena musibah bencana. Siap dan siaga yang dimaksud adalah pertama kali tiba dan mengulurkan bantuan di lokasi bencana.

“Sebab, PDI Perjuangan sadar bahwa Indonesia adalah wilayah rawan bencana. Oleh karena itu perlu menyiapkan tim yang siap melakukan upaya penyelamatan. Siap dan siaga untuk terjun ke lokasi membantu rakyat yang membutuhkan uluran tangan kita,” ujar Megawati.

Permintaan Megawati tersebut langsung disambut hangat seluruh kader Baguna PDI Perjuangan. Seluruh peserta pelatihan menyatakan kesanggupan mereka untuk terjun ke lokasi-lokasi bencana, membantu rakyat yang sedang terkena musibah.

Untuk tahun ini, materi diklat yang diberikan kepada seluruh kader Baguna PDI Perjuangan terkait medical first responder (penolong yang pertama kali tiba di lokasi kejadian yang memiliki kemampuan medis) dan water rescue (pertolongan di air). Sasaran pelatihan adalah terbentuknya kemampuan potensi SAR bagi Baguna PDI Perjuangan yang handal, cepat dan aman dalam pencarian dan pertolongan. (cky)

You may also read!

logo UI dari jauh

Peneliti dan Akademisi UI Soroti Kebijakan Prioritas untuk Covid-19

SUASANA ASRI : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Universitas Indonesia (UI). FOTO : AHMAD FACHRY

Read More...
santunan yatim di jatimulya

423 Warga Jatimulya Terima Santunan

BERBAGI : Camat Cilodong Supomo didampingi Ketua Panitia Santunan Yatim dan Dhuafa Jatimulya, H Adi

Read More...
sosialisasi empat pilar milenial

Hasbullah Sosialisasi Empat Pilar ke Milenial Cilodong

SOSIALISASI : Anggota DPRD Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad (Kedua dari kanan) di damping istri

Read More...

Mobile Sliding Menu