Beranda Metropolis Penyerapan APBD 2017 Baru 70 Persen

Penyerapan APBD 2017 Baru 70 Persen

0

DEPOK-Menjelang akhir tahun, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tahun 2017, sudah terserap 70 persen. Ada beberapa dinas yang masih belum maksimal dalam penyerapan anggaran, diantaranya adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.

“Salah satunya anggaran pembangunan gedung SMP Negeri 25 Depok. Kita sudah berkonsultasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Kota Depok terkait hal tersebut,” tutur Walikota Depok Mohammad Idris usai Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, kemarin.

Idris menuturkan, ada beberapa dinas yang kini sedang proses pelelangan yang sedang berjalan, ada yang pelelangan ada sanggahan dan ada juga pelelangan sukses. Namun, masih ada sedikit permasalahan hukum.

Dalam hal ini, Idris mengakui penyerapan anggaran APBD di  Disrumkim bebanya cukup berat. Sebab, gedung-gedung pemerintahan ditangani dinas tersebut.

“Untuk target sampai akhir tahun kita tidak muluk-muluk. Namun, saya akan memberikan reward bila capaian serapan anggaran oleh dinas bisa mencapai 90 persen,” paparnya.

Untuk tahun kemarin, lanjut Idris, Dinas PUPR berhasil menyerap anggaran sebesar 86 persen.

Dinas Pendidikan (Disdik) sendiri berhasil menyerap anggaran sebesar 93 persen. Dan Disrumkim berhasil mendapatkan reward lantaran dari segi bobot dinas tersebut lebih baik dari Disdik walaupun capaiannya dibawah dari 93 persen.

Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Kota Depok tambah Idris, diupayakan akan ditekan dari tahun lalu, yakni sebesar Rp 300 Miliar. Walaupun begitu, dari sisi hitung-hitungan SILPA 2017 tidak dibawah angka tersebut namun tidak mencapai angka Rp 500 Miliar.

“Kalau pun iya, kebutuhan kita di tahun 2018 banyak sekali, terutama terkait permasalahan sanitasi. Baik permasalahan situ, kali dan lain sebagainya,” ungkap Idris.

Sampai saat ini, sambungnya, untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) masih belum jelas berapa besaran yang akan diterima. Namun, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) sudah dipastikan berkurang di tahun 2018. “Untuk DAK belum tahu secara pasti berapa jumlah yang akan kita terima,” tutupnya.(irw)