Prestasi Moncer dari Kota-Nasional

In Metropolis
Guru Berprestasi

DEPOK-Meraih penghargaan dan prestasi tentu tidak secepat memakan cabai langsung pedas. Tapi, harus ada pengorbanan, kerja sunguh-sunguh. Di Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh hari ini, Sabtu (25/11). Khalayak perlu tahu ada beberapa guru atau kepala sekolah (Kepsek) di Depok yang mengharumkan nama Kota Depok, di tingkat provinsi hingga nasional.

Dua kepala sekolah ini, Kepala SDN Depok Jaya 1, Suhyana  dan Kepala SMPN 3, Erna Iriani. Mereka mendapatkan penghargan sebagai kepala sekolah di tingkat kota dan nasional.

“Saya dapat penghargaan sebagai kepala sekolah terbaik tingkat kecamatan, kota, provinsi, dan nasional waktu memimpin di SDN Anyelir 1,“ kata Suhyana, kepada Radar Depok, kemarin di ruanganya.

Penghargaan itu, tentunya menjadi sebuah kebanggaan baginya. Namun, prestasi yang diraih itu bukan semata hasil kerja seorang Suhyana, tapi berkat kerja tim yang membantu dalam pencapain tersebut.

“Tidak ada orang super, tanpa bantuan kerja tim. Saya bukanlah apa-apa,” kata pria yang kerap disapa Yana ini.

Yana mengatakan, awal mula mewakili Depok di lomba kepala sekolah ditingkat nasional 2016 ini. Tentu berawal dari lomba di tingkat kecamatan, kota, provinsi, dan nasional.

Lalu, Yana berhasil menjadi perwakilan Pemrov Jabar di tingkat nasional, berkompetisi dengan 34 kepala sekolah dari berbagai provinsi di negeri ini.

“Tentu saya juga bawa nama Depok di lomba itu,” ucap dia.

Selama perhelatan lomba kepala sekolah tingkat nasional, pria berusia 50 tahun ini mengikuti berbagai aturan. Bahkan, dia  merasakan  yang namanya dikarantina, tujuanya untuk fokus menjalankan lomba kepala sekolah.

“Saya dikarantina selama tiga minggu, di sana dibimbing dan dibina,” kata dia.

Di karantina, Yana mengatakan, mendapatkan pembimbing seorang dokter. Yang berprestasi di tingkat nasional. Ia bernama Dr Asep Joli. Yana diberikan bimbingan seperti, berbicara, berpakaian, bergaul, menghadapi juri, dan lainya.

Bahkan, materi yang akan dilombakan itu sempat berganti judul dan beberapa naskah diganti.

Sebab, kata dia, menurut pembimbingnya tidak pas. Akhirnya, judul materi itu diganti menjadi Startegi “We Are The Best” Untuk Meningkatkan Kompetensi Kinerja Guru SDN Anyelir 1 Kota Depok. “Sempat sakit tipus saya, mau tidak mau harus dirobah,” kata dia.

Walhasil, materi ini menghantarkan Yana, sebagai finalis lomba kepala sekolah terbaik di tingkat nasional 2016 lalu. “Tidak jadi juara, hanya finalis. Sebab, waktu itu gara-gara terbentur masa bakti di SDN Anyelir 1 hanya 2,7 bulan. Sedangkan persyaratanya harus masa bakti jadi kepala sekolah tiga tahun di satu sekolah,” tutur dia menceritakan kala itu.

Lalu dia mengatakan, setelah usai hanya sebagai finalis. Mendapatkan informasi bila tidak terbentur masa bakti di salah satu sekolah. Ia dinobatkan sebagai pemenang juara pertama. ”Tidak masalah jadi juara, yang penting sudah membawa harum nama Depok, juara satunya didapat kepala sekolah dari Jogyakarta,” katanya.

Dalam lomba kepala sekolah terbaik ini, kata dia, tentu kepala sekolah harus paham dan wawasan pendidikan harus luas. Lalu beberpa komponen itu harus dipenuhi, antara lain kepribadian, sosial, kepemimpinan, entrepreneurship, supervise, dan manajerialnya.

“Dari komponen inilah yang dinilai, tentu sekali lagi tanpa tim saya bukanlah apa-apa,” ulasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 3 Depok, Erna Iriani ini juga patut ditiru. Perempuan 55 tahun ini mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Pendidikan Depok kala itu masih dijabat oleh Hery Pansila. Ia dinobatkan sebagai The Most And Supperting Headnaster Junior Higs School pada 2016. “Saya dapat pengahargaan itu waktu menjabat di SMPN6, “ kata Erna.

Tidak hanya itu, kepala sekolah berprestasi juara satu tingkat kota pada 2017. penghargaan ini langsung diberikan oleh Walikota Depok Mohammad Idris.  Raihan itu, jelas Erna, diutus sebagai perwakilan Depok untuk lomba kepala sekolah tingkat provinsi. Tapi, capain itu pun pupus karena terbentur umur.  “Tidak apa-apa, saya terima itu,” kata dia.

Sebelumnya, Erna sering mengikuti berbagai kegaitan lomba. Seperti penulisan ilmiah. Namun kata dia, tidak pernah dapat juara. “Kalau juara tidak pernah, tapi dapat penghargaan sebagai peserta terbaik,” jelasnya.

Lalu selama menjabat sebagai kepala SMPN 6 Depok, Erna juga kerap memberikan motivasi kepada para guru dan murid. Bahkan, berbagai capaian prestasi sekolah sering didapat. Salah satunya, juara satu memilah sampah, sekolah bersih adiwiyata di tingkat nasional, dan berbagai olimpiade raih juara.

“Capain yang selama diraih tentu ada kuncinya, yaitu mengikuti aturan. Menurut saya itu akan meraih keberhasilan dan prestasi,” terangnya.

Bahkan, kerja tim harus dikuatkan dan keteladan. Keteladan ini tentumnya, sikap dalam hal kedisplinan ini harus dimplemtasikan di tiap tempat. “Sehingga terciptalah chemistry, karena memang agak sulit untuk membentuk dan menciptakan suasan kekompakan,” tandas dia.(irw)

You may also read!

MTQ kota depok ke subang

Depok Kirim 54 Kafilah ke MTQ Jabar XXXVI

LEPAS : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Sri Utomo, memberikan sambutan sekaligus melakukan Pelepasan Peserta

Read More...
fadil haq tidar

PC TIDAR Depok Gencarkan #BeraniBerubah

Wakil Ketua Umum PC Tidar Kota Depok, Fadil Haq.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Surat Keputusan (SK) DPP

Read More...
jamsostek hari pelanggan

BPJAMSOSTEK Meriahkan Hari Pelanggan Nasional

HARI PELANGGAN : BPJAMSOSTEK Cabang Depok turut memeriahkan Hari Pelanggan Nasional Tahun 2020. Pada giat

Read More...

Mobile Sliding Menu