Beranda Metropolis Siaga Empat, Depok Dikirim Banjir

Siaga Empat, Depok Dikirim Banjir

0
Siaga Empat, Depok Dikirim Banjir
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK KETINGGIAN MASIH NORMAL : Petugas sedang menunjukkan ketinggian air di Pos Pemantau Air Sungai Ciliwung, Jembatan Panus, Kota Depok, kemarin. Volume air di tempat tersebut masih terhitung normal dengan ketinggian 115 cm.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KETINGGIAN MASIH NORMAL : Petugas sedang menunjukkan ketinggian air di Pos Pemantau Air Sungai Ciliwung, Jembatan Panus, Kota Depok, kemarin. Volume air di tempat tersebut masih terhitung normal dengan ketinggian 115 cm.

DEPOK-Warga Depok yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, harus  waspada banjir kiriman. Berdasarkan laporan dari Bendungan Katulampa Bogor, saat ini ketinggi sudah mencapai 70 centimeter (Cm) dengan status siaga empat.

Command Center Kementerian Pekerjaan Umum Bidang Sumber Daya Air, Sigit mengatakan, peningkatan air itu, Senin (6/11) Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung Bendung Katulampa mencapai ketinggian 80 centimeter (CM). Sedangkan, pada Selasa (7/11) hingga pada pukul 18.00 ketingian 60 CM dengan status siaga empat.

“Status  siaga empat, sempat hari ini (kemarin) pada pukul 17.00 ketinggian air di Bendung Katulampa 70 CM,” kata Sigit kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Naiknya muka air di Bendung Katulampa sendiri, kata dia, disebabkan hujan yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya sejak sore. Diperkirakan air akan sampai ke Depok dalam tiga jam kedepan, lalu Ibu Kota Jakarta dalam waktu sembilan jam ke depan.

“Saat ini cuaca di kawasan hulu Ciliwung (Puncak) masih mendung. Kita terus koordinasi dengan BMKG dan pintu air lainnya untuk memantau ketinggian air,” tandasnya.

Terpisah, di pos pantau Sungai Ciliwung Operator Peil Scahl Depok, Arman menuturkan, pihaknya setiap satu jam memantau ketinggian debit air Sungai Ciliwung. Diketahui, pada Senin (6/11) sore ketinggian air mencapai 205 CM, karena Bogor dan Depok diguyur hujan. “Kalau di Depok siaga tiga,” kata dia.

Dengan ketinggian debit air mencapai 200 CM ini, kata dia, daerah yang perlu diwaspadai di bantaran sungai ini di Jakarta, yakni Pegadengan, Gang Arus, Rajawali (Kali Bata), Bukit Duri, Bidara Cina, Kampung Melayu, Matraman Dalam, dan lainya. Tentunya, dia menyarankan, masyarakat waspda beraktifitas di bantaran Sungai Ciliwung sebab arus air sungai tersebut deras. “Perlu diwaspadai bagi warga yang beraktifitas di bantaran sungai,” katanya.

Ditambahkan,  aliran air Sungai Ciliwung di Depok  normal. Pasalnya, pantauan di lokasi ketinggian air 115 CM pada  pukul 13.00 WIB.

“Debit air Sungai Ciliwung tentatif, kadang naik dan turun. Tentu kita semua harus waspada, karena tidak sewaktu-waktu air akan naik. Kami juga selalu mantau keadaan kondisi debit air setiap jam,” ungkapnya.(irw)