Beranda Satelit Depok Spanduk Liar Hiasi Jalan Raya Muchtar

Spanduk Liar Hiasi Jalan Raya Muchtar

0
Spanduk Liar Hiasi Jalan Raya Muchtar
DICKY/RADARDEPOK MELINTANG: Salah satu spanduk liar yang terpasang melintang diatas jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
MELINTANG: Salah satu spanduk liar yang terpasang melintang diatas jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan, kemarin.

DEPOK – Keberadaan spanduk liar yang terpasang secara melintang di atas bidang Jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan dianggap berbahaya. Kemarin, selain terpasang secara melintang, ditemukan sejumlah spanduk terpasang sebanyak dua hingga lapis. Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, Pemkot Depok diminta untuk bertindak tegas.

Salah seorang pengemudi ojek online, Hari Budiman mengatakan, saat melintas di Jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan, dia melihat sejumlah spanduk terpasang diatas bidang jalan. Keberadaan spanduk tersebut dianggap membahayakan pengguna jalan baik roda dua maupun lebih.

“Apabila tali penyangga spanduk putus, akan membahayakan pengguna jalan,” ujar Hari kepada Radar Depok, kemarin.

Hari menjelaskan, keberadaan spanduk liar hampir terpasang ditempat yang dianggap strategis. Mulai dari pertigaan jalan, depan perumahan, hingga sekolah. Untuk itu, dia meminta Pemkot Depok dapat bertindak tegas, untuk menertibkan spanduk liar yang terpasang diatas bidang jalan.

Hal senada juga dilontarkan salah seorang pengemudi angkot D03 jurusan Depok-Parung, Deni Sumanjaya menuturkan, spanduk liar yang diatas bidang jalan bukan hanya dipasang secara melintang, namun ada beberapa spanduk yang dipasang secara berlapis.

“Ini sangat membahayakan dan Pemkot Depok harus bertindak tegas selain melakukan penertiban,” terang Deni.

Selain melakukan penertiban, sambung Deni Pemkot harus memanggil pemilik spanduk, untuk diberikan sanksi. Hal itu dilakukan, untuk memberikan efek jera dan tidak hal yang sama dalam pemasangan.

“Jangan hanya ingin memasarkan produk tampa melihat keselamatan pengguna jalan,” tutup Deni. (dic)