Beranda Metropolis Tujuh Mantan Leader Pandawa Dilaporkan

Tujuh Mantan Leader Pandawa Dilaporkan

0
Tujuh Mantan Leader Pandawa Dilaporkan
ADE/RADARDEPOK MELAPORKAN : Ketua Umum Depok Lawyer Club (DLC), Mukhlis Effendi melaporkan sejumlah eks nasabah Pandawa yang dinilai telah melanggar Undang-undang (UU) ITE ke Polresta Depok, kemarin.
ADE/RADARDEPOK
MELAPORKAN : Ketua Umum Depok Lawyer Club (DLC), Mukhlis Effendi melaporkan sejumlah eks nasabah Pandawa yang dinilai telah melanggar Undang-undang (UU) ITE ke Polresta Depok, kemarin.

DEPOK-Janji Ketua Umum Depok Lawyer Club (DLC), Mukhlis Effendi ingin melaporkan sejumlah eks nasabah Pandawa bukan hisapan jempol. Kemarin, bersama sejumlah advokat DLC melaporkan tujuh mantan nasabah yang dinilai telah melanggar Undang-undang (UU) ITE ke Polresta Depok.

Mukhlis Effendi menyebutkan, demo yang dilakukan 9 november sah-sah saja asal sesuai aturan bukan memprovokasi, menghasut atau mencaci maki tanpa dasar. Namun, kenyataan saat demo tersebut ada hal-hal yang dilanggar. Dari kacamatanya, pendemo sudah tidak streril. Terindikasi ditunggangi oknum kurator yang putus asa, karena gagal soal pengambilalihan aset dalam perkara pidana. “Situasi ini dimanfaatkan oknum-oknum leader yang juga diuntungkan proses hukum terhadap bos Pandawa,” terangnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Kasus investasi pandawa ini sama seperti judi, kegiatanya dilarang UU, Causa tidak halal, Judi dilarang KUHP, Pandawa dilarang UU Perbankan. Makanya aneh kalau mereka malah muncul ada yg mengaku-ngaku sebagai leader. “Sementara leader lain malah ditetapkan tersangka dan jalani sidang,” tegasnya.

Menurutnya, kalau mau fair dan obyektif harusnya tuntutan pendemo itu ditujukan kepada penegak hukum menangkap leader, yang masih ratusan orang jumlahnya berkeliaran diluar. Termasuk ada juga yang hadir dalam demo kemaren. Mereka juga diduga menyembunyikan sejumlah aset yang masih belum di usut. “Bukan meminta sejumlah aset yang justru sudah disita apalagi perkaranya sudah disidangkan. Untuk itu saya menduga demo itu sudah ditunggangi,” ucapnya.

Bersama 20 advokat, sambung Mukhlis sebnayak tujuh orang dilaporkan atas tuduhan telah melanggar UU ITE. Karena saat demo jelas sudah menebar kebencian.(ade)