IRWAN /RADAR DEPOK PENGARAHAN : Karutan Depok, Sohibur Rachman memberikan pengarahan kepada para napi yang mendapatkan remisi Hari Natal, kemarin.
IRWAN /RADAR DEPOK
PENGARAHAN : Karutan Depok, Sohibur Rachman memberikan pengarahan kepada para napi yang mendapatkan remisi Hari Natal, kemarin.

DEPOK-Hari Natal menjadi rahmat dan rasa senang di hati napi umat Nasrani di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Depok. Kemarin, bertepatan dengan Hari Natal, 10 dari 68 napi beagama Nasrani mendapatkan remisi.

Kepala Rutan Kelas II Depok, Sohibur Rachaman menuturkan, ada 10 warga binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan remisi. Untuk jumlah WBP beragama Nasrani ada 63 orang antara lain 34 orang statusnya tahanan, dan 29 orang statusnya narapidana.

“WBP beragama Nasrani mendapatkan remisi ada 10 orang yaitu rincian remisinya 15 hari ada 5 orang dan 1 bulan ada 5 orang,” ujar Sohibur Rachman kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Mereka yang mendapatkan remisi di Hari Natal sudah memenuhui perayaratan subtansi dan admintrasi. Seperti contohnya, kelengkapan syarat administrasi seperti status narapidana sudah dijalani 6 bulan, lalu syarat subtansi adalah berkelakuan baik, dan ikut peran aktif selama proses pembinaan. “Itu syarat bagi warga binaan ini mendapatkan remisi,” kata Sohibur.

Untuk 19 narapidana yang lainnya tidak mendapatkan remisi karena ada beberapa faktor. Antara lain sebut dia, mereka yang tidak mendapatkan remisi bagi narapidana yaitu satu orang menjalani denda atau subsider, dua orang proses pengusulan kaitan berkas baru lengkap, dan 16 orang kaitan tindak pidana khusus seperti Narkotika dan psikotropika diatas 5 tahun, money laundry, korupsi, terorisme, human Traficking, ilegal loging.

Lebih lanjut kata dia, remisi ini sudah sesuai ketetapan tercantum dalam UU No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pasal 14 yaitu tentang remisi pengurangan masa hukuman terpidana yang menjadi hak narapidana. “Diharapkan bagi para WBP yang dapat remisi dapat dijalankan sebaik-baiknya dan sekaligus dapat lebih baik lagi,” kata dia berharap.(irw)