DEPOK- Kurun waktu 2017 Pemerintah Kota Depok berbangga hati. Betapa tidak, sejumlah penghargaan di tingkat provinsi dan nasional diraihnya. Pemkot Depok berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha yakni penghargaan atas keberhasilan mengikuti penilaian kinerja penyelenggaran sistem transportasi perkotaan tahun 2016.

Kemudian penghargaan Sindo Weekly Goverment Award 2017, Anugerah Pangcipta Nusantara, Prestasi Kinerja Tertinggi, Laporan Keuangan Tahun 2016, Pakarti Utama, Kota Layak Anak, Kepala Daerah Inovatif 2017, dan Adipura 2017 (Kategori Kota Metropolitan).

Lalu di Hari Ibu lalu, meraih banyak penghargaan dari Pemprov Jawa Barat (Jabar).  Antara lain, Revitalisasi Posyandu (Revitalisasi Award), Penghargaan Pembina Terbaik P2WKSS Tingkat Kota, Juara I Kampung Ramah Anak Tingkat Kelurahan, dan Juara I lomba Posyandu Tingkat Kota.

“Ini berkat komitmen kerja keras para ASN dan stekholder, bahkan masyarakat berperan aktif,” kata Walikota Depok Mohammad Idris, kepada Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebangaan masyarakat saja melainkan menjadi tantangan bagi Pemkot Depok untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Ini menjadi tantangan bagi kami, sehingga visi Depok sebagai kota yang Unggul, Nyaman dan Religius dapat terwujud,” terangnya.

Terkait Posyandu, tambah Idris, pemkot berkomitmen memberikan dukungan kepada kader Posyandu termasuk kesejahteraan para kader.

Tidak hanya itu,  pihaknya juga akan membenahi sarana dan prasarana Posyandu sehingga masyarakat merasa nyaman ketika berada di Posyandu. “Masih banyak Posyandu yang masih numpang di rumah RT/RW, karena keterbatasan lahan,” tutup Idris.(irw)