IRWAN/RADAR DEPOK PAMERKAN: Kepala SMAN 6, Tugino memperlihatkan tanaman Limo yang sedang dikembangkan untuk perlombaan sekolah Adiwiyata.
IRWAN/RADAR DEPOK
PAMERKAN: Kepala SMAN 6, Tugino memperlihatkan tanaman Limo yang sedang dikembangkan untuk perlombaan sekolah Adiwiyata.

DEPOK – Sebagai wakil Kota Depok dalam ajang perlombaan sekolah berpredikat Adiwiyata. Kemarin, SMAN 6 di Jalan Raya Limo No30 Kelurahan/Kecamatan Limo merbenah diri. Salah satu yang dikedepankan, penghijauan dengan menanam pohon Limo di sekolah.

Kepala SMAN 6 Depok, Tugino mengatakan, tahun ini sepertinya SMAN 6, 8 dan 10 sebagai wakil Kota Depok di perlombaan Adiwiyata Provinsi Jawa Barat (Jabar). Menurut Tugino, Adiwiyata merupakan program Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), dalam upaya rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah.

Dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Program ini diharapkan siswa dapat ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat, dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif. Saat ini, sambung dia sekolah sudah melakukan sedikit persiapan.

Sebelum adanya lomba, sekolah sudah hijau dan seluruh guru serta siswa terbangun dengan kesadaran penyelamatan lingkungan.

“Kami sudah siap jika mengikuti lomba ini,” terang Tugino kepada Harian Radar Depok, Selasa (19/12).

Salah satu fokus sekolah dalam mengahadapi Adiwiyata yakni mengembangkan tanaman jeruk limo. Tanaman ini menjadi titik utama sekolah, karena wilayah berdiri sekolah berda di Kelurahan dan Kecamatan Limo. Jadi, sekolah ingin meninjolkan ciri khas kewilayahan.

“Kami kedepankan kearifan lokal. Program Adiwiyata dikembangkan berdasarkan norma – norma dalam berperikehidupan yang antara lain meliputi: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam,” tutup dia. (irw)