Dok. Kemenkop PELANTIKAN : Pengurus Aliansi Nusantara bersama perwakilan Kemenkop saat pelantikan di Jakarta.

Dok. Kemenkop
PELANTIKAN : Pengurus Aliansi Nusantara bersama perwakilan Kemenkop saat pelantikan di Jakarta.

JAKARTA – Perkumpulan Aliansi Nusantara yang beranggotakan staf ahli DPD dan DPR, jurnalis dan advokat, siap membangun perekonomian di daerah dengan mengembangkan koperasi dan UKM.

“Koperasi kami nilai sebagai wadah yang ideal untuk mengembangkan perekonomian daerah, dan itu menjadi pilihan bagi Aliansi Nusantara untuk berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di daerah dengan mengembangkan koperasi sekaligus UKM,” ujar Ketua Umum Aliansi Nusantara, Budiman Soelaim.

Menurutnya, koperasi adalah badan hukum yang sesuai dengan perekonomian dan berazaskan semangat gotong royong. “Dikaitkan dengan ekonomi kerakyatan di mana mayoritas pelaku ekonomi adalah UKM, koperasi juga menjadi lembaga yang ideal. UKM bisa berkumpul membentuk koperasi sehingga bargaining power-nya lebih kuat,” katanya.

Budiman menjelaskan, saat ini DPP Aliansi Nusantara memiliki 14 DPW di tingkat propinsi dan 60 DPC di kabupaten/kota. Adapun ke 14 DPW yang sudah berdiri adalah, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“Tahun 2018, kami menargetkan semua DPW sudah memiliki koperasi. Dan DPW itu akan terus bertambah, sebentar lagi kita membuka DPW NTB,” kata Budiman.

Sementara, Sekretaris DPC Aliansi Nusantara Kota Depok, Wahyudin mengatakan, pihaknya siap untuk membangun dan mengembangkan UMKM di kota Depok. Menurut Wahyudin, di Depok banyak UMKM dan sentra industri kreatifitas muda yang tumbuh pesat.

“Ini sangat potensial dan harus dikembangkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Depok,” kata Wahyudin.

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring mengapreasiasi rencana Aliansi Nusantara dalam membangun perekonomian daerah dengan mengembangkan koperasi dan UKM.

“Kami mengapresiasi sekaligus menantang Aliansi Nusantara merealisasikan rencananya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kan cukup tinggi, 5,2 hingga 5,3 persen. Sekarang bagaimana pemerataannya, Koperasi dan UKM adalah alat yang tepat untuk pemerataan kesejahteraan,” kata Meliadi. (ade)