RICKY/RADAR DEPOK HADIR: Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariono saat menghadiri deklarasi MPD, di Dermaga Jembatan GDC Ciliwung Kelurahan Depok, Pancoranmas.  
RICKY/RADAR DEPOK
HADIR: Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariono saat menghadiri deklarasi MPD, di Dermaga Jembatan GDC Ciliwung Kelurahan Depok, Pancoranmas.

DEPOK Setelah Peraturan Daerah (Perda) Kota Hijau Disahkan sebagai payung hukum bagi pemerintah dalam melakukan kegiatan dan program pada pengelolaan kota. Kini dalam realisasinya, perlu juga orang-orang dinas yang cinta akan lingkungan

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariono. Kata dia, DPRD menyediakan payung hukumnya, tetapi pihaknya belum berbicara terlalu jauh sampai ke objek-objek yang ingin digarap bagaimana.

“Seperti untuk merapikan Ciliwung, tinggal bagaimana dinas terhadap ciliwung ini mau apa, sementara Perda nya sudah ada,” kata Suparyono kepada Radar Depok.

Politikus PKS ini melanjutkan, jadi memang Perda Kota Hijau merupakan produk baru, menurutnya dinas juga belum membuat rencana program dan kegiatan terhadap setiap objek-objek yang bersentuhan dengan Perda tersebut.

“Setelah Perda ini ada, seharusnya mereka melakukan itu,” terangnya.

Supariono yang juga Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Teknologi dan Lingkungan Hidup DPW PKS Jawa Barat ini berharap, agar orang-orang di dinas juga orang-orang yang memiliki kecintaan terhadap lingkungan.

“Payung hukumnya sudah kita buat, plus mereka punya rasa cinta akan lingkungan, klop jadinya. Yang sering terjadi kadisnya orang yang tidak punya background atau rasa cinta terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika mereka tidak punya bacground dan cinta terhadap lingkungan, yang ada maka pekerjaan itu jadi hanya sekedar proyek rutin saja. Tentunya, hal seperti ini yang tidak diinginkan dari DPRD Kota Depok, pemerintahan dan juga masyarakat Depok.

“Saya kira banyak kalau mau dicari dinas orang-orang yang mengerti dan cinta terhadap lingkungan, tapi cari yang cinta dulu lah, kalau mengerti itu bisa dipelajari dan dibangun belakangan,” tandasnya. (cky)