ADE/RADAR DEPOK SAMPEL : Salah satu petugas Dinas Kesehatan sedang mengambil sampel ayam yang mengalami kematian secara misterius.
ADE/RADAR DEPOK SAMPEL : Salah satu petugas Dinas Kesehatan sedang mengambil sampel ayam yang mengalami kematian secara misterius.

DEPOK–Kejadian aneh terjadi dipeternakan ayam wilayah Kecamatan Limo. Dalam kurun waktu dua minggu puluhan ayam mengalami kematian yang misterius.

Pemilik peternakan, Syahrul mengatakan, kejadian yang bermula pada akhir awal Desember tersebut telah menghabiskan kurang lebih 20 ekor ayam miliknya, karena mati secara tiba-tiba.

“Saya tidak tahu tiba-tiba ayam ngorok seperti sulit nafas dan makanannya sulit dicerna terus mati. Ada juga yang tiba-tiba mati tanpa tanda-tanda,” kata pria yang karib disapa Arul tersebut.

Peternakan yang terletak di Jalan Haji Musa RT02/RW11, Kelurahan Meruyung, Limo tersebut kini hanya tersisa beberapa ekor ayam, karena mengalami kejadian yang misterius tersebut.

“Hampir habis semuanya, sekarang di kandang cuma ada 3 ekor pitik (anak ayam), 2 ekor ayam betina dan 4 ekor ayam jantan,” terang Arul.

Dari ayam yang tersisa tersebut, lanjut Arul, ada lagi dua anak ayam yang terjangkit kasus aneh tersebut dan saat ini masih terus diupayakan dengan memberikan vitamin dan diobati oleh Puskeswan. “Kondisi sekarang anak ayam itu, ya gitu masih ngorok, yang udah udah kalau sudah begitu paling lama bertahan 3 hari,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Arul mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta. (ade)