RICKY/RADAR DEPOK AKRAB: Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok H. Hamzah saat Ngopi Bareng dengan wartawan Kota Depok di salah satu rumah makan di Jalan Siliwangi Kelurahan Depok, Pancoranmas, Rabu (27/12).

 

RICKY/RADAR DEPOK
AKRAB: Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok H. Hamzah saat Ngopi Bareng dengan wartawan Kota Depok di salah satu rumah makan di Jalan Siliwangi Kelurahan Depok, Pancoranmas, Rabu (27/12).

DEPOK Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah yakin dalam Pemilihan Gubernur dan Wakail Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang, dapat mendulang suara 70 Persen di kota sejuta belimbing.

“Dalam Pilgub Jabar 2018, Gerindra Depok sendiri saat  Pilkada Gerindra dan PKS hamper 68 persen, dan Pilres hamper 68 persen juga, minimal dalam Pilgub Jabar 2018 harus 70 persen untuk suara di Depok. Saya yakin, seluruh elemen di DPC Gerindra Depok dan sayap partai sudah bergerak,” kata Hamzah kepada Radar Depok, kemarin.

Ia mengaku optimis dengan koalisi yang sudah dibangun dari Gerindra, PKS dan PAN. “Insya Allah ini koalisi sudah fix. Kita berdua dengan PKS dikeroyok saja sering menang, apalagi ditambah dengan PAN,” ucap Hamzah.

Hamzah yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Depok menjelaskan, pada 24 Desember kemarin, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan diskusi dan kesepakatan dengan PKS dan PAN di DPP PKS, dimana hasilnya menyepakati untuk berkoalisi di lima provinsi.

“Lima provinsi, yaitu Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Kalimantan Timur (Kaltim), Maluku Utara (Malut), dan Sumatra Utara (Sumut),” papar Hamzah.

Di Jabar sendiri, Ketum telah mengeluarkan SK untuk Mayjen (Purn) TNI Sudrajat yang diusung menjadi Calon Gubernur Jabar 2018-2023. Sementara, wakilnya diberikan kepada PKS, bisa Achmad Syaikhu atau Netty Prasetiyani.

“Saat ini kami belum tahu siapa yang akan diputuskan dari teman-teman PKS,” ujar pria yang menjabat sebagai Ketua BKD DPRD Kota Depok ini. (cky)