IST SUDAH RESMI: Pengurus 10 Gugus PKG Kecamatan Sukmajaya yang dilantik berfoto bersama dengan Kabid PAUD dan Dikmas, Tatik Wijayati dan Kasi PAUD, Ika Rostika, Kamis (28/12).
IST
SUDAH RESMI: Pengurus 10 Gugus PKG Kecamatan Sukmajaya yang dilantik berfoto bersama dengan Kabid PAUD dan Dikmas, Tatik Wijayati dan Kasi PAUD, Ika Rostika, Kamis (28/12).

DEPOK  – Kecamatan Sukmajaya menjadi kecamatan terakhir yang mengadakan pengukuhan pengurus Gugus Pusat Kegiatan Guru (PKG) kecamatan. Kegiatan yang diadakan di aula UPT Pendidikan SD Kecamatan Sukmajaya tersebut, total ada 10 gugus PKG yang dilantik, untuk periode 2017-2020.

Ketua PKG Kecamatan Sukmajaya, Yana Iriana mengatakan, dari 10 gugus yang dilantik tersebut, terdiri dari beberapa lembaga pendidikan yang berasal dari KB ada 50 lembaga, TK ada 64 lembaga, dan SPS ada 15 lembaga. Semua lembaga tersebut dijadikan dalam satu wadah pengembangan kelembagaan, yakni PKG.

“PKG ada sebuah wadah untuk menyatukan sesama organisasi mitra (ormit) yang ada di Kota Depok. Jadi, tidak ada lagi perbedaan dalam keorganisasian di dalam PKG,” ucapnya kepada Radar Depok.

Yana menjelaskan, setelah diadakan pelantikan, maka nantinya akan diprogramkan kegiatan atau pelatihan yang bisa mengembangkan potensi dan bakat guru, yang intinya untuk memajukan dunia pendidikan, terutama di lembaga tersebut. Guru adalah penentu dari perkembangan lembaga tersebut untuk bisa berkembang menjadi lebih baik lagi.

“Dengan guru yang berkualitas, maka lembaga pendidikan tersebut nantinya akan lebih berkualitas, dan dampaknya tentu pada kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kabid PAUD dan Pendidikan Masyarakat di Dinas Pendidikan Kota Depok, Tatik Wijayati menuturkan, dengan dilantiknya Pengurus Gugus PKG Kecamatan Sukmajaya, maka sudah sesuai dengan target dari programnya, yakni di tahun 2017, semua kecamatan sudah ada pengukuhan gugus PKG.

“Tiap gugusnya ada lembaga pendidikan inti, dan nantinya lembaga tersebut harus bisa berbagi pengetahuan dan bisa mengembangkan lembaga pendidikan imbas yang ada di dalam gugusnya. Dengan begitu, nantinya kualitas pendidikan di jenjang PAUD akan merata,” tuturnya. (peb)