Beranda Satelit Depok Jadi Tanggungjawab Pemkot

Jadi Tanggungjawab Pemkot

0
Jadi Tanggungjawab Pemkot
DICKY/RADARDEPOK DIPERTANYAKAN: Kantor Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan yang hingga kini belum rampung dikerjakan, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
DIPERTANYAKAN: Kantor Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan yang hingga kini belum rampung dikerjakan, kemarin.

DEPOK – Menggantungnya pembangunan kantor Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, harus segera ditindak lanjuti Pemkot Depok. Pemkot diminta untuk segera mendorong pihak ketiga menyelesaikan pekerjaan, dan melakukan serah terima kantor Kelurahan Pengasinan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Yuni Indriyani mengatakan, keterlambatan pembangunan dan serah terima kantor Kelurahan Pengasinan menjadi tanggung jawab Pemkot Depok. Warga pengasinan harus mendesak Pemkot Depok segera melakukan serah terima kantor kelurahan.

“Pemkot Depok harus menepati janji ke warga karena kebutuhan yang mendesak akan kebutuhan kantor kelurahan,” ujar Yuni kepada Radar Depok, kemarin.

Yuni menjelaskan, Pemkot Depok harus lebih selektif dalam memilih rekanan untuk melakukan pembangunan, terutama yang bersifat objek vital dalam melayani masyarakat, seperti kantor kelurahan. Dengan keterlambatan pembangunan, banyak masyarakat yang merasa dirugikan akan tempat pelayanan. Apalagi kantor sementara Kelurahan Pengasinan dinilai kurang repsentatif.

Tidak hanya itu, lanjut Yuni Pemkot harus memberikan sanksi kepada pihak rekanan, karena hingga batas waktu yang telah ditentukan belum juga selesai melaksanakan pembangunan kantor kelurahan. Pemkot Depok harus berani mencoret rekanan atau pihak pemborong yang tidak dapat menyelesaikan tugasnya dalam pembangunan.

“Rekanan yang bermasalah jangan digunakan lagi,” terang Yuni.

Sementara itu, Lurah Pengasinan, Fahlun menuturkan, tidak mengetahui secara pasti keterlambatan pembangunan kantor Kelurahan Pengasinan. Namun, pihaknya telah memberikan laporan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok akan keterlambatan pembangunan kantor kelurahan tersebut.

“Kami sudah melaporkan kepada Disrumkim,” terang Fahlun.

Fahlun mengakui, kantor Kelurahan Pengasinan yang menyewa ruko perumahan Taman Melati dinilai kurang representatif. Namun, pihaknya selalu memberikan pelayanan yang baik dan cepat sehingga masyarakat merasa nyaman saat meminta pelayanan di kantor sementara Kelurahan Pengasinan. (dic)