INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK MENURAP: Para pekerja terlihat sedang menyusun batu kali di dinding tebing Jalan Raya Pitara, Kelurahan/Kecmatan Pancoranmas.
INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
MENURAP: Para pekerja terlihat sedang menyusun batu kali di dinding tebing Jalan Raya Pitara, Kelurahan/Kecmatan Pancoranmas.

DEPOK – Jalan Raya Pitara RT02/19, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, yang bersebelahan dengan aliran kali yang cukup besar, kerap menimbulkan korban kecelakaan di kali tersebut, karena di sisi Jalan Raya Pitara tersebut tidak ada pembatas jalanya. Untungnya, saat ini dinding tebing Jalan Raya Pitara tersebut sedang dalam proses penurapan dan juga akan dibuatkan pembatas jalanya.

Mandor pengerjaan proyek turap, Rosim mengatakan, pengerjaan turap tersebut sudah berjalan selama 20 hari dan akan terus dikebut agar bisa selesai sampai tanggal 27 Desember 2017. Selain penurapan, pihaknya juga akan membuatkan pembatas jalan di lokasi tersebut.

“Penurapanya agak terhambat, karena diguyur hujan beberapa hari ini, sehingga menyulitkan proses penurapan,” ucapnya.

Dia juga menambahakan, selain debit air kali yang meninggi saat hujan, dinding tebing juga kerap longsor dan membahayakan pekerjanya, sehingga turut menghambat jalanya pengerjaan proyek tersebut.

“Dinding tebing yang kami turap lebarnya 120 meter dengan ketinggian 5 meter,” tuturnya.

Di tempat yang sama, seorang warga RT02/19, Kelurahan pancoranmas, Deni Robianto mengatakan, dia sudah beberapa kali menyaksikan pengendara motor yang terperosok ke kali akibat tidak adanya pembatas jalan.

“Belum lama ini ada pengendara motor malam – malam kecebur kali, karena tidak ada pembatas jalan, untung saja dibawahnya tanah, jadi hanya luka – luka ringan aja,” ucap pria yang tinggal di tepi Jalan Raya Pitara tersebut.

Dia juga mengatakan, selain sering terjadi kecelakaan, dinding tebing Jalan Raya Pitara tersebut kerap mengalami longsor diakibatkan tergerus air sungai dan juga hujan.

“Syukur deh sekarang tebingnya udah diturap, jadi tidak membahayakan pengguna jalan,” tutupnya. (cr1)