RICKY/RADAR DEPOK LOYALIS : Cagub Jabar, Deddy Mizwar dan Ketua Laskar Naga Bonar, Mang Utun foto bersama.
RICKY/RADAR DEPOK
LOYALIS : Cagub Jabar, Deddy Mizwar dan Ketua Laskar Naga Bonar, Mang Utun foto bersama.

DEPOK-Kendati kecewa dengan manuver Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Paftai Amanat Nasional (PAN). Namun, loyalis Deddy Mizwar (Demiz) Laskar Naga Bonar tetap akan menjalin silaturahmi dengan Parpol yang sebelumnya membentuk koalisi zaman now.

Seperti yang dituturkan Ketua Laskar Naga Bonar, Dadan Utun Hermawan, langkah yang diambil PKS dan PAN memang membuat dirinya secara pribadi maupun anggota Laskar Naga Bona kecewa.

“Pencabutan untuk secara hak, itu kan hak mereka (Parpol. Tapi secara rasa, saya pribadi dan teman-teman Laskar Naga Bonar menyesalkan,” kata Ketua Laskar Naga Bonar saat dihubungi Radar Depok, kemarin.

Pria yang akrab disapa Mang Utun ini melanjutkan, PKS dianggap partai agamis yang istikomah dan fatonah, tetapi demi kepentingan bersama Parpol lain, mencabut dukungan.

“Sayang, memang secara gestur kang Demiz bukan PKS, tapi secara birokrat, Demiz sudah hampir lima tahun membantu mereka. Aher (Gubernur Jabar.red) jika tidak dipasangkan dengan Demiz pun belum tentu menang saat pencalonan periode keduanya,” papar mang Utun.

Memang, dalam politik itu tidak ada kata balas budi. Menurutnya, keputusan yang diambil lantaran ada kepentingan lain. Namun, sambung mang Utun, kendati Demiz dan PKS sudah putus dan tidak berkoalisi dalam Pilgub Jabar, pihaknnya diminta Demiz untuk terus menjaga hubungan baik dengan  partai berlambang bulan sabit kembar tersebut.

“Beliau masih menjaga hubungan baik. Meski tidak bersama di Pilgub, tetapi secara konsesi jangan putus silaturahmi. Jangan ada dendam dan ini mungkin jalan yang terbaik dan diambil positif dan hikmahnya,” kata mang Utun.

Berdasarkan pesan Demiz, kata mang Utun, sesuai dengan slogan Laskar Naga Bonar, yakni berpolitik santun, cerdas dan berbudaya. Sehingga kekecewaan ini pun harus disikapi dengan bijak.

“Alhamdulillah setelah tidak berkoalisi dengan PKS, gayung bersambut, Demokrat dan Goklar akan berkoalisi. Makanya ada sebutan Deddy bersatu tidak bisa dikalahkan,” ucapnya sambil tertawa.

Kendati demikian, ia menagaskan, Laskar Naga Bonar tetap loyalis Demiz, dimana sudah menganggap Wakil Gubernur Jawa Barat itu sebagai panutan.

“Bagi kami Demiz bukan tokoh politik, kami anggap sebagai tokoh masyarakat, karena kami loyalis dan siap menemani Demiz,” ucap mang Utun. (cky)