Beranda Metropolis Penghapusan Denda Pajak Belum Diberlakukan

Penghapusan Denda Pajak Belum Diberlakukan

0
Penghapusan Denda Pajak Belum Diberlakukan
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK ANTRE BAYAR PAJAK : Sejumlah warga sedang berada di ruang tunggu untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor atau berkas lainnya di Kantor Samsat Depok, Jalan Raya Merdeka, Sukmajaya, kemarin.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ANTRE BAYAR PAJAK : Sejumlah warga sedang berada di ruang tunggu untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor atau berkas lainnya di Kantor Samsat Depok, Jalan Raya Merdeka, Sukmajaya, kemarin.

DEPOK –Tidak seperti di DKI Jakarta sedang memberlakukan penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan, sejak 30 November-23 Desember. Di Kota Depok  kebijakan tersebut tidak berlaku alias tidak ada perubahan.

Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan Badan Pembangunan Daerah (Bapenda) Propinsi Jawa Barat wilayah I/Depok, Agus Restriawan menjelaskan, pembayaran pajak kendaraan baik perpanjangan maupun balik nama tidak ada perubahan apalagi penghapusan kepada wajib pajak di Kota Depok.

“Di Kota Depok masih sama, itu hanya diberlakukan di Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya kepada Radar Depok didampingi Kepala Cabang Bapenda Propinsi Jawa Barat Wilayah I/Depok, Hendra Gunawan.

Agus mengatakan, setiap provinsi memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait kebijakan tersebut. Untuk Kota Depok kebijakan tersebut tergantung dari Bapneda Provinsi Jawa Barat meskipun masih berada dalam naungan Polda Metro Jaya.

“Samsat Depok sudah pernah mengadakan program itu pada tahun 2016 lalu, bahkan bukan hanya penghapusan denda tapi menggratiskan seluruh biaya BBN-KB, untuk tahun 2017 ini belum ada. Mudah-mudahan tahun 2018 ada lagi, tunggu arahan dari Jawa Barat, hingga saat ini Bapenda Jabar belum ada program,” kata Agus.

Adanya surat yang tersebar di media sosial (Medsos) berkaitan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor yang tersebar luas.

Sementara itu, salah satu warga Cilodong, Raven mengatakan, dirinya sangat mengharapkan hal yang terjadi di DKI Jakarta dapat terjadi juga di Kota Depok mengingat jajaran kepolisian atau Polisi Resort (Polres) Depok masuk dalam Polda Mtero Jaya,

“Kalau ada ya beruntung sekali, karena saya mau balik nama kendaraan bermotor saya dari DKI Jakarta ke Kota Depok,” tuturnya. (ade)