RICKY/RADAR DEPOK WAJAH BARU: Walikota Depok, jajaran pengurus DPD PKS Depok dan DPC Panmas saat menghadiri Muscab di Gedung Pertemuan Sekar Peni Kelurahan Depok, Pancoranmas.
RICKY/RADAR DEPOK
WAJAH BARU: Walikota Depok, jajaran pengurus DPD PKS Depok dan DPC Panmas saat menghadiri Muscab di Gedung Pertemuan Sekar Peni Kelurahan Depok, Pancoranmas.

DEPOK – Menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok melakukan penyegaran di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC), dengan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) yang ada di 11 kecamatan di Kota Depok. Salah satu agenda di dalamnya, melakukan konsolidasi jelang pesta demokrasi di tanah pasundan tersebut.

“Seluruh DPC PKS telah melaksanakan Muscab pemilihan ketua baru periode 2017-2020. Kemarin sudah dilaksanakan terakhir, di DPC Sawangan, Bojongsari dan Limo. Pemiliham ketua dan kepengurusan untuk periode baru,” kata Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir kepada Radar Depok.

Hafiz menjelaskan, setelah terbentuk kepengurusan baru di 11 kecamatan, DPD akan melakukan rapat perdana dengan Pengurus DPC terpilih untuk konsolidasi menjelang pilgub 2018. “Muscab terlaksana sesuai masa berakhirnya kepengurusan yang ditetapkan melalui surat keputusan DPD tahun 2014 yang lalu,” jelasnya.

Hafid melanjutkan, selama ini PKS Depok sudah terbiasa menjalani proses pemilihan secara musyawarah mufakat. Siapapun yang ditetapkan menjadi ketua DPC terpilih siap mengemban amanah tiga tahun ke depan.

“Ketua DPC terpilih dilakukan melalui penjaringan yang dilakukan di tingkat Kecamatan. Kemudian nama-nama yabg terjaring diserahkan ke DPD untuk di putuskan,” ujarnya.

Penetapan Ketua DPC terpilih berikut jajaran pengurusan harian DPC dipilih melalui proses musyawarah mufakat. “Kami berharap ketua terpilih dapat mengemban tugas dengan baik,” tutup Hafid. (cky)