AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK ANTRE BAYAR PAJAK : Sejumlah warga sedang berada di ruang tunggu untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor atau berkas lainnya di Kantor Samsat Depok, Jalan Raya Merdeka, Sukmajaya, kemarin.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ANTRE BAYAR PAJAK : Sejumlah warga sedang berada di ruang tunggu untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor atau berkas lainnya di Kantor Samsat Depok, Jalan Raya Merdeka, Sukmajaya, kemarin.

DEPOK –Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Kota Depok, mencatat realisasi pencapaian pajak kendaraan Kota Depok mengalami peningkatan dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah, Hendra Gunawan mengatakan, target capaian tersebut dilihat dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Dari masing-masing pajak tersebut mengalami kenaikan target yang cukup signifikan,” kata Hendra saat ditemui Radar Depok diruangannya, Jumat (29/12).

Hendra mengatakan, PKB di Kota Depok realisasinya mencapai Rp363.195.833.100 dari target Rp343.907.000.000 mengalami kenaikan 105,62%, untuk BBNKB I realisasi Rp266.465.452.000 dari target 257.549.000.000 (103,46%), dan BBNKB II realisasi 11.436.153.000 target 10.568.000.000 (108,21%).

“Ini merupakan hasil kerja nyata kami dalam mengajak wajib pajak di Kota Depok untuk taat pajak,” lanjut Hendra.

Meskipun realisasi melebihi target, Hendra menambahkan, tak dipungkiri masih ada saja wajib pajak yang menunggak meskipun tak banyak, “ada lah (red; penunggak) tapi nggak banyak,” lanjut Hendra.

Sementara itu, Kasi Pendapatan dan Penetapan Samsat Depok, Agus Restiawan mengatakan, sebagai upaya samsat kota depok dalam mengajak wajib pajak adalah dengan menerbitkan e samsat, operasi gabungan serta samsat keliling.

“Kami kan ada operasi gabungan, program e samsat, juga samsat keliling yang ditaro di empat kecamatan yakni Cimanggis, Tapos, Cilodong dan Cipayung,” katanya. (ade)