Beranda Politika Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampus STAIMI Depok

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampus STAIMI Depok

0
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampus STAIMI Depok
RICKY/RADAR DEPOK RELIGIUS: Ketua STAIMI, Asep Kusnadi bersama Ust. Haddad Alwi dan warga parung bingung fotobersama usai Maulid Nabi di Masjid Besar STIAMI Jalan Kampus (Pakis) Raya Sawangan  Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoranmas.
RICKY/RADAR DEPOK
RELIGIUS: Ketua STAIMI, Asep Kusnadi bersama Ust. Haddad Alwi dan warga parung bingung foto bersama usai Maulid Nabi di Masjid Besar STAIMI Jalan Kampus (Pakis) Raya Sawangan  Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoranmas.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatul Ilmi (STAIMI) di Masjid Besar STAIMI Jalan Kampus (Pakis) Raya Sawangan  Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoranmas, bisa dibilang istimewa, karena menghadirkan Ust. Haddad Alwi dan Ust. Abdullah Assegaf.

LAPORAN: Ricky Juliansyah

Minggu (3/12) pagi satu per satu warga mendatangi Masjid Besar STAIMI di Jalan Kampus (Pakis) Raya Sawangan  Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoranmas. Hari itu, panitia mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah.

Animo masyarakat yang begitu besar untuk mendatangi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) lantaran kecintaan mereka terhadap Nabi besar umat Islam, Muhammad SAW utusan Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, pihak panitia mengundangpenceramah kondang, yakni Ust. Abdullah Assegaf dan  penyanyi religi ternama di tanah air, Ust, Haddad Alwi. Seperti biasa, rekan duet Sulis itu berceramah sambil senandung salawat melalui album-albumnya.

Ust Haddad Alwi melalui ceramahnya mengajak kita senantiasa mengagungkan Rasulullah, salah satunya melalui salawat dimanapun kita berada.

“Tebarkan salawat untuk Beliau dan keluarga suci. serta selalu meneladani akhlak manusia agung sebagai kekasih Allah SWT,” tuturnya.

Ketua STAIMI, Asep Kusnadi menjelaskan bahwa peringatan PHBI ini merupakan program rutin tahunan STAIMI. Menurutnya, sesuai dengan tema yang diusung, yaitu ‘Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Mnjaga Keutuhan NKRI’.

“Mengusung tema maulid akbar NKRI untuk kesatuan bangsa Indonesia, sebagai masyarakat heterogen, kita mesti mencontoh Nabiyulloh Muhammad SAW sebagai figur pemimpin umat dan bangsa di dunia, dimana lebih mengedepankan akhlak dan menghargai sikap sesama dibanding kelompok, nilai nilai sikap profetik, itulah yang harus kita emban, dengan budi pekerti luhur, baik lisan maupun perbuatan,” ucap Asep.

Ia berharap agar dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, hendaknya meneladani sikap seperti Nabi Muhmmad SAW yang selalu dan terus berjuang untuk umatnya, bukan kelompok dan kepentingan pribadi.

“Bagi mahasiswa tentunya acara ini merupakan sebuah pembelajaran sejarah dan pelajaran sikap tauladan yang mengemban sikap kenabian yang harus terus diperjuangkan dalam masyarakat akademis, sehingga mahasiswa memiliki spirit dalam belajar, bermasyarakat dan membaur dengan lingkungannya dimana ia berada sbg salah satu implementasu tri dharma perguruan tinggi,” kata Asep. (*)