IST PEMBIBITAN: Para pemain sepatu roda sedang melewati halang rintang dalam gelaran Skate Cross yang diadakan Porserosi Kota Depok.
IST
PEMBIBITAN: Para pemain sepatu roda sedang melewati halang rintang dalam gelaran Skate Cross yang diadakan Porserosi Kota Depok.

DEPOK – Sebanyak 30 pemain dari 2 komunitas mengikuti Jungle Survival Skate Cross 2017 yang dillaksanakan di Balai Kota Depok tepatnya di gedung parkir lantai 9 yang digelar Minggu (17/12).

Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Depok, Hengky Irawan mengatakan, persiapan untuk menggelar event ini, memakan waktu sebulan. Mulai dari Sekretariat Daerah (Setda) di bagian umum, dukungan dari KONI Kota Depok, dan juga sosialisasi ke klub-klub dari komunitas sepatu roda. Tidak hanya dari Kota Depok saja, tapi juga diikuti peserta se-Jabodetabek.

“Klub yang ikut serta di Skate Cross, yakni Klub B-Roller dari Kab. Bogor, Klub Bekasi Inline Skate, Klub Tanjung Barat Skate, Jakara Inline Skate, Iscora Bekasi, Bintaro Skate, Kota Bogor Skate Club,” ucapnya.

Sementara itu, tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi dalam kesempatan tersebut juga ada, pembinaan untuk para pemain sepatu roda tentang teknik dasar, mulai dari belajar berdiri, sampai jalan zig-zag, dan belajar mengerem.

“Ada juga penampilan atraksi, seperti skate cross, jumping, dan speed. Jadi, banyak ilmu yang bisa didapatkan dalam kegiatan tersebut,” katanya.

Di kegiatan Skate Cross 2017, Hengky menuturkan, pesertanya mulai dari usia 4 – 17 tahun, karena memang sasarannya adalah mencetak atlet baru untuk membela daerahnya masing-masing. Selain itu, juga untuk mengarahkan kepada anak-anak zaman sekarang untuk lebih sibuk dengan kegiatan positif dalam kesehariannya.

“Lewat sepatu roda ini, anak-anak usia dini bisa meninggalkan gadget sedikit demi sedikit, misalnya seperti aplikasi permainan yang mengganggu pelajaran yang mulai berkurang,” jelasnya. (mg1)