INDRA SIREGAR/ RADAR DEPOK BUTUH KEPEDULIAN: Kondisi terowongan Dipo yang kerap banjir karena banyaknya sampah.
INDRA SIREGAR/ RADAR DEPOK
BUTUH KEPEDULIAN: Kondisi terowongan Dipo yang kerap banjir karena banyaknya sampah.

DEPOK – Jalan Terowongan Dipo, di RW17, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas kerap mengalami banjir bila hujan tiba, padahal jalan teresebut merupakan jalan alternatif dengan intensitas lalu lintas yang cukup padat. Biasanya jalan tersebut dilalui oleh para pengguna jalan dari arah Kecamatan Cipayung menuju Sawangan, maupun sebaliknya. Selain banjir, di Terowongan tersebut juga kerap ada sampah yang berserakan.

Ketua LPM Kelurahan Depok, Adi Gofur mengatakan, terowongan Dipo tersebut sering kebanjiran diakibatkan banyaknya sampah yang berserakan, sehingga menghambat pompa penyedot air, serta saluran air di terowongnan tersebut.

“Kami sudah berulangkali memberikan himbauan kepada warga, untuk tidak membuang sampah di sana, bahkan kami juga sudah pernah menangkap basah seorang pengguna jalan yang membuang sampah disana dan menegurnya, tetapi tetap saja masih banyak sampah di sana,” ucapnya.

Diakuinya, warga setempat sudah tidak pernah membuang sampah di terowongan tersebut. Dia menduga, pelaku pembuangan sampah di Terowongan Dipo adalah warga luar wilayah RW17, Kelurahan Depok yang kerap melintasi terowongan Dipo.

“Mungkin dia melintas sembari membuang sampah di terowongan itu,” ucapnya.

Untuk itu, dia menghimbau kepada siapapun oknum yang kerap membuang sampah di terowongan Dipo untuk bertobat, dan menghentikan perbuatanya, karena apa yang telah mereka perbuat merugikan warga sekitar dan pengguna jalan terowongan Dipo lainya.

“Kalo disana banjir, jalanya kan tidak bisa dipakai untuk melintas, dan tentu saja merugikan yang lainnya,’ ucapnya.

Dirinya juga akan kembali menyosialisasikan kepada para pengendara yang melintasi terowongan Dipo, agar senantiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah, maupun material lainya saat melintas.

“Kami akan kembali membentangkan spanduk himbauan, untuk tidak membuang sampah di sekitar terowongan tersebut,” tutupnya. (cr1)