IRWAN/RADAR DEPOK MEMPERLIHATKAN :Walikota Depok Mohammad Idris bersama beberapa kepala OPD memperlihatkan desain alun-alun dari tiga besar di salah satu pusat belanja di Jalan Margonda Depok, kemarin.
IRWAN/RADAR DEPOK
MEMPERLIHATKAN :Walikota Depok Mohammad Idris bersama beberapa kepala OPD memperlihatkan desain alun-alun dari tiga besar di salah satu pusat belanja di Jalan Margonda Depok, kemarin.

DEPOK-Setelah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Depok membuka sayembara pembuatan desain gambar alun-alun. Hasilnya, tiga gambar yang dinilai keren dipamerkan di salah satu pusat perbelanjaan Margonda, kemarin.

“Tiga hasil desain gambar alun-alun ini hasil karya warga Depok, Bandung dan Yogyakarta,” kata Walikota Depok, Mohammad Idris kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Hasil karya desain gambar alun-alun ini, tutur Idris, sengaja dipamerkan agar masyarakat, komunitas, bahkan dari pihak awak media pun bisa memberikan masukan untuk pembangunan alun-alun. “Gambar desain alun-alun ini sebagai dasar DED rencana membangun. Rencana akan dibangun 2018,” terang dia.

Mantan Santri Pondok Pesantren Moderen Gontor Ponorogo, Jawa Timur ini menyebutkan, pembangunan alun-alun tahun depan dianggarkan Rp60 miliar untuk dua tahap. Anggaranya, kata dia, mengunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) Depok 2018. “Dua tahap harapan bisa digunakan tahun 2020,” katanya.

Idris menambahkan, pembangunan alun-alun sebagai bentuk kepedulian pemkot atas ruang terbuka hijau dan tempat santai dan berkreasi warga Depok. Lalu, tidak hanya itu pemkot telah memaksimalkan membentuk ruang bermain anak-anak di 63 kelurahan. ”Sudah 60 persen taman anak di tiap kelurahan. Pembangunan ini sebagai saran-prasarana hidup layak dan tempat bermain anak-anak,” ulas dia.

Kepala Disrumkim Depok, Wijayanto mengatakan, ketiga desain gambar alun-alun akan diumumkan pada 22 Desember mendatang. “Dipamerkan dulu untuk diperlihatkan oleh warga Depok,” singkat Wijay.

Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim Kota Depok, Dadan Rustandi menuturkan, total hadiah disediakan sebesar Rp 100 juta. “Pembangunan alun-alun di lahan seluas 3,6 hektar, pada 2018 mendatang dibangun,” ujar Dadan.

Ia mengatakan, sayembara ini dibuka untuk masyarakat umum yang memiliki kemampuan di bidang perancangan atau memiliki latar belakang arsitek. Melainkan per kelompok. Peserta sayembara ini berkelompok dengan diisi maksimal tiga sampai lima orang. Dimana, model rancanganya berbentuk dua dimensi atau tiga dimensi. ”Rancangan atau disain, wajib dilampirkan perkiraan biaya yang dibutuhkan,” jelasnya.

Kasie Perencanaan Tata Bangunan, Veny Apriola menjelaskan, nanti para peserta sayembara secara berkelompok ini akan dinilai oleh tim.

Terdiri dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, Kepala Disrumkim Kota Depok, Kepala Bappeda Kota Depok, Ketua Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI) Provinsi Jawa Barat, dan Kepala Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Hadiah sayembara ini totalnya Rp100 juta dibagi untuk tiga juara. Untuk juara pertama Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, dan juara ketiga Rp20 juta.

Lanjutnya, sebelum dipublikasikan atau diinformasikan ke masyarakat. Pihaknya akan bekerjasama denga Badan Layanan Pengadaan BLP Kota Depok.

“Nanti mereka yang membuka pendaftaranya, diprediksikan pendaftaran dibukan akhir bulan ini melaluI BLP, karena Kerangka Acuan Kerja (KAK) minggu ini selesai,” tuturnya.

Sayembara ini diharapkan bisa menghasilkan gagasan kreatif, dan komprehensif yang akan menjadi dasar perencanaan dan pembangunan RTH.

“Sayembara ini juga sebagai sarana untuk mengajak masyarakat dalam perancangan ruang terbuka hijau (RTH), sehingga RTH sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Depok,” katanya.

Nantinya, selain menjadi ruang publik, alun-alun Kota Depok bakal dilengkapi sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), taman baca, kantin, rumah ibadah, dan sejumlah sarana olahraga yang bisa digunakan untuk umum.

“Karena konsepnya terpadu, jadi bukan hanya ruang terbuka hijau. Tapi, ruang publik yang ramah anak dan lansia juga,”tandasnya.(irw)