IRWAN/RADAR DEPOK DISANA LOKASINYA : Gang Haji Djun RT03/02 Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya jalan menuju kediaman almarhum Panupuan Simorangkiryang meninggal dunia di Lampung Periaran Pulau Rimau Besar Bakauheni.

 

IRWAN/RADAR DEPOK
DISANA LOKASINYA : Gang Haji Djun RT03/02 Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya jalan menuju kediaman almarhum Panupuan Simorangkiryang meninggal dunia di Lampung Periaran Pulau Rimau Besar Bakauheni.

DEPOK-Niat berlibur Hari Natal dan Tahun Baru, Panupuan Simorangkir, warga RT3/2 Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya pupus di perjalanan dari Medan ke Depok. Pria 50 tahun itu meninggal dunia karena terjatuh dari kapal MOB KMP Rajarakata, di Dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Keterangan dari pihak istri almarhum, Panupuan Simorangkir mengalami kecelakaan hendak berlibur menegok anak dan saudaranya di Depok dan di Tangerang. Namun, diperjalan mengalami musibah.

”Sudah dimakamkan di daerah Tangerang, saya baru sampai,” kata istrinya yang enggan memberikan penjelasan jelas kepada Radar Depok di kediamanya RT03/02 Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, kemarin.

Terpisah, Entong salah satu tentanganya almarhum jarang berada di rumah. Sebab, sudah lama tidak bersama istri dan anaknya. ”Jarang melihat, setahu saya kenal saja namanya Pak Simorangkir. Sudah lama mereka tinggal di rumah itu,” kata Entong saat ditemui di kawasan dekat rumah korban tersebut.

Diketahui korban bernama Panupuan Simorangkir ditemukan Tim Rescue Kantor Search and Rescue (SAR) Lampung di perairan Pulau Rimau Besar dekat Pelabuhan Bakauheni Lampung, Senin (25/12).

Tim Rescue Kantor SAR Lampung menerima info via radio dari KMP Jatra 2 yang menyatakan bahwa melihat jenazah mengapung saat hendak menuju Pelabuhan Bakauheni. Lokasi korban mengapung berada di sekitar Pulau Rimau arah selatan.

Tim Rescue Kantor SAR Lampung menemukan jenazah yang diduga korabn MOB KMP Rajarakata di sekitar Pulau Rimau Besar dan langsung dievakuasi menujur Dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni.

“Korban langsung dibawa ke RSUD Kalianda untuk autopsi,” kata Kanit SAR Polda Lampung Aipda Joko.
Siang harinya, Tim DVI Polrest Lampung Selatan menyatakan bahwa jenazah tersebut adalah benar korban MOB KMP Rajarakata yang jatuh tiga hari lalu.

Dengan ditemukan korban tenggelam tersebut, Operasi SAR atas MOB KMP Rajarakata dinyatakan selesai dan unsur terkait kembali ke satuan masing-masing. Sedangkan korban P Simorangkir, merupakan penumpang bus ALS yang hendak menuju Jakarta.(irw)