DOK.PRI FOR RADAR DEPOK EKSPLORASI WISATA: Awak media berfoto bersama di salah satu lokasi wisata di Belitung, saat media Gathering XL Jabodetabek 2017, dengan tema Xplore Belitung, beberapa waktu lalu.
DOK.PRI FOR RADAR DEPOK
EKSPLORASI WISATA: Awak media berfoto bersama di salah satu lokasi wisata di Belitung, saat media Gathering XL Jabodetabek 2017, dengan tema Xplore Belitung, beberapa waktu lalu.

DEPOK –  PT XL Axiata Tbk menggelar Media Gathering XL Jabodetabek 2017 Xplore Belitung, dengan mengajak sejumlah awak media mengunjungi tempat wisata di Belitung, 11-13 Desember 2017. Belitung dikenal dengan banyaknya pantai dan sejumlah bebatuan besar, hingga dikenal sebagai negeri Laskar Pelangi.

Pada hari pertama, setelah menempuh penerbangan sekitar satu jam dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan, rombongan disambut guide (pemandu wisata) yang sangat ramah.

Menggunakan bus kecil, perjalanan diawali mengunjungi kedai Kongdji yang sudah menyediakan kopi sejak 1943. “Di tempat ini tersedia mi Belitung dan es Jeruk Kunci sebagai makanan khas Belitung,” ungkap guide, Fawzi.

Setelah itu, dilanjutkan menuju Kampung Nelayan, Desa Sijok, Tanjung Tinggi, dan kota Tanjung Pandan. Mayoritas lokasi yang dikunjungi posisinya selalu berdekatan dengan pantai. Hal ini pula yang menjadikan santapan makanan yang ditemui pun tak jauh dari makanan laut. “Terdapat ratusan pulau yang ada di Belitung ini, hanya saja yang baru ditempati baru ada sekitar 50 pulau saja. Setiap tahunnya wisatawan ke Belitung terus bertambah,” ungkap Fawzi.

Pada hari kedua, usai sarapan pagi kemudian kunjungan wisata menuju danau Kaolin. Masyarakat sekitar menyebut danau Kaolin ini sebagai kawah putihnya Belitung. Danau Kaolin memiliki warna daratan putih bersih dan air berwarna biru menyala. Terbentuk dari bekas pertambangan Kaolin.

“Kaolin ini sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, hingga pasta gigi. Kaolin digemari karena sifatnya halus, putih, dan kuat,” ucap Fawzi.

Setelah menengok danau Kaolin, perjalanan dilanjutkan menuju pantai Tanjung Kelayang, hopping island, dan snorkling di pulau Lengkuas, sekaligus manyantap makan siang di pulai Kepayang. Menariknya, meski pun berada di luar pulau sinyal XL masih bisa digunakan dengan lancar, bahkan saat menghidupkan Youtube nyaris tak ada gangguan. Rombongan kemudian kembali ke pantai Tanjung Kelayang, dilanjutkan ke pusat oleh-oleh Belitung, dan beristirahat di hotel.

“Adanya kegiatan ini, kami berharap obyek wisata di Belitung bisa ter-Xplore, ada perkembangan ekonomi baru. Dan peningkatan layanan XL pun makin meningkat, itu bisa dilihat dari lokasi wisata yang di upload pengunjung ke media sosial. Akhirnya dikenal masyarakat luas,” tutur Vice President PT XL Axiata, Bambang Parikesit, dalam pemaparannya pada hari kedua.

Selain Bambang, banyak materi yang disampaikan managemen XL, khususnya XL Jabo. Mulai dari presentase penggunaan dan pelayanan XL, hingga jangkauan yang di miliki XL di pulau terluar Belitung.

Pada hari ketiga, rombongan diajak keliling wisata Laskar Pelangi di Belitung Timur. Dimulai dengan mengunjungi reflika sekolah Laskar pelangi, yaitu SD Muhammadiyah Gantong, menyusuri jalanan yang dipakai syuting film Laskar Pelangi, kemudian museum kota Andrea Hirata, dan singgah di kota wisata 1001 warung kopi di kawasan Manggar, Belitung Timur.  (gun)