DEPOK- Selama kurun waktu satu tahun terakhir di 2017, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melalui Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan. Telah mengamankan ratusan pembuang sampah di Depok antara lain 70 persen orang luar Depok dan 30 persen berKTP Depok.

“Kalau keseluruhanya 153 orang pembuang sampah liar yang selama ini kedapatan membuang sampah sembarangan di Depok,” kata Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok, Kusumo, kepada Radar Depok,kemarin.

Para pembuang sampah yang tertangkap, kata Kusumo diserahkan langsung ke Satpol PP Depok untuk dikenakan sankasi ringan.

“Untuk didaftarkan di pengadilan dan mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” ujar.

Kata dia, 70 persen orang luar Depok, banyak ditangkap pembuang sampah liar di lokasi  seperti, di Jalan Margonda, Juanda, Jalan Tapos, Jalan Raya Bogor, underpass dan jalan utama lainnya.

“Warga luar Depok. Umumnya mereka sekalian melintas wilayah Depok. Misalnya warga Bogor, Ciputat, Tangerang, Bekasi dan wilayah lainnya. Setelah diinterogasi, memang ada unsur kesengajaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, angka pelaku pembuang sampah yang diberikan sanksi di 2017 menurun dibandingkan 2016 lalu. Untuk 2016 sebanyak 237 orang pembuang sampah diamankan dari sejumlah wilayah.

Menurut data yang dihimpun,  tidak semuanya warga Depok. “Sebanyak 103 pelaku diketahui ber-KTP Depok dan 134 lainnya ber-KTP luar Kota Depok,” sebut dia.

Upaya menekan kesadaran dan efek jera, tambah Kusumo akan  mendeteksi pembuang sampah liar, degan  memasang Closed Circuit Television (CCTV) mobile di beberapa tempat secara tidak permanen. Nanti akan dipantau melalui smartphone.

“CCTV tanpa kabel, hal ini untuk mendukung operasi tangkap tangan di lokasi titik rawan orang buang sampah,” kata dia.

Tidak hanya itu,  pemasangan CCTV  dilakukan untuk memberi efek jera bagi pembuang sampah liar yang kerap melakukan aksinya saat petugas pergi.

“Kami kerap melakukan pemantauan di Terowongan Dipo Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), namun hasilnya selalu nihil. Diduga, mereka (pembuang sampah liar) mengetahui keberadaan kami. Untuk itu, rencananya pekan ini akan kami pasang CCTV mobile di lokasi tersebut,” ujar Kusumo.

Dikatakannya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dipo setempat untuk menjalin kerja sama agar bisa menemukan pembuang sampah liar. (irw)