INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK LEBIH BAIK MENCEGAH: Kader Jumantik RW05, Kelurahan RJB, melakukan pemantauan jentik nyamuk, kemarin.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
LEBIH BAIK MENCEGAH: Kader Jumantik RW05, Kelurahan RJB, melakukan pemantauan jentik nyamuk, kemarin.

Kader juru pemantau jentik (Jumantik) memiliki peranan besar dalam memberantas penyebaran sarang nyamuk. Kader Jumantik selalu antusias dalam menangkal penyebaran penyakit yang diakibatkan nyamuk, seperti demam berdarah (DB) maupun malaria.

LAPORAN: INDRA ABERTNEGO

 

Pagi itu, cuaca terang benderang. Tampak sekumpulan ibu–ibu sedang mengoprek sampah dan tempat yang tergenang air di sebuah halaman belakang rumah warga, Komplek Arco RT01 sampai RT04/RW05, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Pancoranmas.

Di antara para kader jumantik, tampak pengurus PKK Kelurahan RJB, bernama Langgeng.

Langgeng mengatakan sedang mencari tempat yang dihinggapi jentik nyamuk untuk dimusnahkan.

Karena jentik nyamuk bisa berada di mana dan kapan saja selama tempat tersebut terdapat genangan air.

“Jentik nyamuk kalau dibiarkan nantinya akan berkembang biak, dan berevolusi menjadi nyamuk yang dapat menularkan berbagai macam penyakit,” ucap Langgeng.

Dalam kegiatan jumantik di Komplek  Arco tersebut, terdapat 184 rumah yang mereka periksa.

Dari kegiatan tersebut, terdapat tiga tempat yang dihinggapi banyak jentik nyamuk.

“Tadi kita ada temuan di dalam pot bunga, dan di wadah-wadah yang ada genangan airnya,” sambungnya.

Sembari melakukan kegiatan jumantik, Langgeng mengimbau para warga untuk selalu menjaga kebersihan, serta meminimalisir lokasi genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Semoga dengan dilakukannya kegiatan ini, lingkungan kami dapat terhindar dari berbagai ancaman penyakit,” ujarnya. (*)