IRWAN/RADARDEPOK INI JALANNYA: Tokoh masyarakat RW4 Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Cinere kecewa lantaran pengerjaan proyek Jalan H Bara tidak selesai.
IRWAN/RADARDEPOK
INI JALANNYA: Tokoh masyarakat RW4 Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Cinere kecewa lantaran pengerjaan proyek Jalan H Bara tidak selesai.

DEPOK – Lagi-lagi, pengerjaan proyek drainase tak tuntas. Kemarin, sejumlah tokoh masyarakat RW4 Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Kecamatan Cinere mengaku kecewa, lantaran pengerjaan proyek Jalan H Bara tidak selesai, dan akhirnya kena cut off.

Ketua LPM Kelurahan Pangkalanjati Baru, H Mahtum mengaku, kecewa terhadap mandeknya pengerjaan proyek saluran air. Gara-garanya proyek tidak tuntas sampai akhirn 2017 lalu. Alhasil, terkena sanksi cut off. Akhirnya, proyek tersebut baru akan dikerjakan lagi pada tahun depan.

“Kecewa itu pasti, karena seharusnya pembangunan saluran air itu sudah selesai. Tapi mau bilang apa semua sudah terjadi dan harus kita terima. Ini akibat lambatnya pengerjaan dan tidak ada perencanaan,” ungkap Mahtum kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Sementara, Lurah Pangkalanjati Baru, Sugianto meminta kepada kontraktor pelaksana proyek untuk merapihkan areal sekitar saluran, agar tidak mengganggu kelancaran transportasi warga. Mengingat, puing dan bekas galian berantakan disekitar jalan tersebut.

“Soal sanksi cut off kewenangan dinas teknis, tapi apapun itu kami berharap kontraktor tidak membiarkan puing atau bekas galian berantakan disekitar saluran. Karena mengganggu kelancaran dan kenyamanan warga dan pengendara,” tegas Sugianto di kelurahan.(ade)