Duda Peremas Payudara Ngaku Iseng

In Uncategorized
IRWAN/RADAR DEPOK
DIUNGKAP : Kanit Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis memperlihatkan pelaku peremas payudara di Jalan Kuningan, Kemirimuka, Kecamatan Beji, yang sempat viral di media sosial.

DEPOK – Aksi pelecehan seksual dengan meremas payudara yang viral di media sosial, akhirnya terungkap. Polisi meringkus pelaku berinisal IST (29) karyawan swasta, di kediamannya di Kelurahan Mekarsari, Cimanggis.

Diketahui, aksi pelecehan terjadi di Jalan Kuningan RT01/RW18 Kemirimuka, Beji, dengan korban Raden Amanda Febriana (21). Berdasarkan keterangan dari Polresta Depok, pelaku melakukan aksinya secara spontan karena melihat tubuh korban dari belakang. Kemudian meremas payudara korban sebelah kanan.

“Kejadiannya Kamis (11/1) pukul 14.30. Kondisi jalanan sepi, pelaku melihat korban jalan kaki hendak ke Stasiun Pondok Cina. Kemudian pelaku menghampiri korban menggunakan sepeda motor, dan langsung memegang buah dada korban,” ungkap Kanit Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis.

Putu menegaskan, pelaku merupakan seorang duda baru ditinggal meninggal istrinya tahun lalu, dan telah berhenti bekerja sejak November 2017.

Pengakuan pelaku, ia melakukan aksi tidak terpuji karena iseng. Selanjutnya pergi menggunakan motor. “Atas kejadian ini, korban melaporkan perkaranya ke Polresta Depok,” kata Putu.

Atas kejadian ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor berplat B 3720 EAO berikut STNK, satu buah helm, dan sepatu. Pelaku dikenakan Pasal 281 KUHP tindak pidana pelecehan seksual.

“Pelaku berinisial IST terancam hukuman dua tahun dua bulan penjara,” ucap Putu.
Pelaku mengaku, melakukan aksinya spontan dan iseng. IST menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada korban dan keluarganya. “Saya nyesel,” ucap Ist sambil menutup wajahnya.

IST mengatakan, aksi pelecehan seksual ini dilakukan hanya iseng melihat tubuh korban yang berjalan. “Lihat tubuh korban saya langsung pegang buah dadanya,” ucap IST menyesali perbuatannya.
Sementara itu, korban Raden Amanda Febriana (21) mengaku masih syok atas kejadian yang menimpanya.

“Masih trauma, tapi saya lawan trauma ini,” ucap Amanda kepada Radar Depok.

Amanda memberanikan diri melaporkan kejadian ini karena tindak pelecehan kepada perempuan terus terjadi. Bahkan dia meminta pemerintah untuk menindak tegas pelaku pelecehan seksual kepada perempuan.

“Saya pribadi mewakili perempuan yang ada di negeri ini. Masih banyak perempuan yang dilecehakan tapi tidak berani melaporkan kejadian yang dialami,” pungkasnya. (irw)

You may also read!

humaira juara medali

Humaira Az Zahra Bergelimang Prestasi

MENANG : Salah Satu Atlet Karate Putri Terbaik Kota Depok, Humaira Az Zahra saat memenangkan

Read More...
korona virus sampel ilustrasi

Waspada, Sehari Depok Tambah 61 Positif dan 1 Meninggal

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Masyarakat Kota Depok harus waspada dan jangan menyepelekan penyebaran Covid-19 di Kota

Read More...
SDN Tanah Baru 2 teknologi

SDN Tanah Baru 2 Siapkan E-Gredu

INOVASI : Kepala SDN Tanah Baru 2 menerima foam kerjasama dengan E-Gredu untuk digunakan dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu