Duren Mekar dapat 3.500 Bidang

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADARDEPOK LAKSANAKAN: Aparatur Kelurahan Duren Mekar, bersama perwakilan BPN Kota Depok, dan pengurus lingkungan, pose bersama usai melaksanakan penyuluhan program PTSL di kantor kelurahan setempat, Kamis (18/1).
DICKY/RADARDEPOK
LAKSANAKAN: Aparatur Kelurahan Duren Mekar, bersama perwakilan BPN Kota Depok, dan pengurus lingkungan, pose bersama usai melaksanakan penyuluhan program PTSL di kantor kelurahan setempat, Kamis (18/1).

DEPOK – Sebanyak 3.500 bidang tanah di kawasan Kelurahan Duren Mekar menjadi bagian dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau sering disebut Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona). Hal itu disampaikan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok dalam penyuluhan di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kamis (18/1).

Lurah Duren Mekar, Ujang Salahudin mengatakan, usai mengetahui ada banyaknya bidang tanah yang termasuk dalam program PTSL, pihaknya segera menginformasukan ke masyarakat, terutama di lima RW yang ada di kelurahannya.

“Ada empat RW yang tidak mengikuti program PTSL,” ujar Ujang kepada Radar Depok, kemarin.

Ujang menjelaskan, empat RW yang tidak mengikuti program PTSL merupakan berada dikawasan perumahan. Untuk itu, masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut, dapat segera melengkapi berkas dan persyaratan yang telah ditentukan.

Sementara itu, Ketua Tim Satu BPN Kota Depok yang ditugaskan di Kecamatan Bojongsari, Siti Mutahara menuturkan, Kota Depok tahun ini mendapatkan 30.000 bidang dalam program PTSL. Pada tahun sebelumnya, Kota Depok berada di posisi kedua nasional dan mendapatkan jatah sebanyak 1.000 bidang.

“Kami diberikan waktu keseluruhan selama sembilan bulan untuk mencapai target 3.500 bidang tanah di Kelurahan Duren Mekar,” terang Siti

Perempuan yang mengenakan hijab tersebut mengungkapkan, Program PTSL tidak dipungut biaya. Namun untuk proses kelengkapan pengajuan, seperti penyediaan materai akan dibebankan kepada masyarakat. Nantinya, BPN akan memberikan formulir pendaftaran kepada masyarakat.

Mempercepat pelayanan, sambung Siti masyarakat telah mempersiapkan batas-batas bidang tanah yang akan dilakukan proses pembuatan sertifikat. Sehingga saat petugas lapangan datang, masyarakat tinggal melakukan penunjukan bidang tanah yang diikut sertakan.

“Kami juga akan membuat bascamp di Duren Mekar untuk membantu masyarakat dalam proses pengajuan PTSL,” tutup Siti. (dic)

You may also read!

logo UI dari jauh

Peneliti dan Akademisi UI Soroti Kebijakan Prioritas untuk Covid-19

SUASANA ASRI : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Universitas Indonesia (UI). FOTO : AHMAD FACHRY

Read More...
santunan yatim di jatimulya

423 Warga Jatimulya Terima Santunan

BERBAGI : Camat Cilodong Supomo didampingi Ketua Panitia Santunan Yatim dan Dhuafa Jatimulya, H Adi

Read More...
sosialisasi empat pilar milenial

Hasbullah Sosialisasi Empat Pilar ke Milenial Cilodong

SOSIALISASI : Anggota DPRD Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad (Kedua dari kanan) di damping istri

Read More...

Mobile Sliding Menu