Hati-hati Uang Palsu di Pengasinan

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADARDEPOK INGATKAN: Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan,  Aipda Taslim saat memberikan himbauan kepada salah seorang penjaga warung diwilayah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan,  dalam mengantisipasi peredaran uang palsu,  Jumat (19/1).

DEPOK –  Beredarnya uang palsu sangat merugikan masyarakat, terutama untuk pedagang warung klontong. Mengantisipasi peredaran uang palsu,  masyarakat harus lebih cermat saat bertrantasksi dengan uang. Hal itu disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aipda Taslim saat melaksanakan sambang warga dalam mengantisipasi peredaran uang palsu.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aipda Taslim mengatakan, sudah ada pedagang di wilayah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, yang mendapatkan uang palsu dari seorang pembeli tidak di kenal. Menurutnya,  hal itu sangat merugikan pedagang, apalagi nominal uang palsu antara Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Untuk itu, dia meminta pedagang untuk selalu teliti saat menerima uang dalam nominal cukup besar.

“Kami selalu ingatkan pedagang untuk mengenal ciri asli uang palsu dan uang yang benar sesuai ketentuan Bank Indonesia,” kata Taslim kepada Radar Depok.

Taslim menjelaskan, ada beberapa ciri khusus yang dapat diketahui masyarakat antara uang asli atau palsu. Pertama, mengenali unsur pengaman berupa tanda air, benang pengaman, tulisan mikro, gambar tersembunyi serta gambar saling isi atau rectoverso. Kedua, menerapkan pola tiga D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang. Ketiga, membiasakan merawat kualitas uang, menerima uang dalam kondisi baik, tidak lecek, tidak bolong, tidak terlipat, dan tidak penuh coretan.

Selain pedagang warung kelontong, lanjut Taslim peredaran uang palsu bisa terjadi disejumlah tempat yang kerap melaksanakan transaksi dengan uang. Diantaranya, minimarket, pasar tradisional, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).  Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat lebih teliti, karena uang palsu sering dialami pedagang maupun masyarakat yang kurang teliti saat menerima uang.

“Jangan sampai ada pedagang maupun masyarakat yang tertipu terhadap uang palsu, ” tutup Taslim. (dic)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu