HTA: Hasanah Tak Khawatir Dihantam Isu SARA

In Politika
FOTO: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo

DEPOK Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengaku siap bekerja keras demi kemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin – Anton Charliyan (Hasanah) di Pilgub Jabar 2018.

Caranya tidak muluk-muluk. Tentu dengan mengenalkan visi misi pasangan Hasanah, termasuk dengan kerja nyata di masyarakat. Kader partai berlambang Banteng siap terjun langsung menyambangi pelosok rumah warga.

“Tentu tugas kami memang tidak mudah. Tapi kami bakal kerja keras. Kami siap untuk itu,” ungkap pria yang akrab disapa HTA itu kepada Radar Depok, kemarin.

Lebih lanjut, tambah HTA, pihaknya pun tidak khawatir bila pasangan yang diusungnya itu sampai-sampai dihantam isu SARA. Kata dia, saat ini masyarakat sudah cerdas. Dalam artian, akan memilih pemimpian karena kemampuannya untuk membangun Jawa Barat.

“Dan itu  sudah ada (kemampuan) di dalam tubuh Hasanah. Hasanah Tak Khawatir Dihantam Isu SARA,” tegasnya.

Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Depok ini menambahkan bila TB Hasanuddin pun tak risau akan hal tersebut. “Kami orang Islam sejak kami lahir. Saya sudah 63 tahun dan Kang Anton sudah 57 tahun. Jangan mempermasalahkan keislaman kami,” tutur HTA meniru ucapan TB Hasanuddin.

Hal senada juga diamini oleh Anton Charliyan. HTA mengatakan, Jenderal Polisi bintang dua itu nyatanya masih memiliki darah pesantren Suralaya (Tasikmalaya). “Pak Anton pernah berkata, saya tidak ada masalah (isu SARA). Justru, kalau ada yang mempermasalahkan, itu yang harus dipesantrenkan lagi. Mengkaji diri lagi,” tukasnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDI Perjuangan, Agustin Teras Narang mengatakan, isu SARA dapat menyerang siapa saja.

Karena itu Teras mengajak seluruh kader PDI Perjuangan yang ingin maju sebagai bakal calon kepala daerah, tidak usah terlalu mengkhawatirkan hal tersebut.

“Saya kira isu SARA dimana-mana ada, bahkan saya juga merasakannya. Jadi intinya, jangan menganggap hal tersebut sebagai kendala utama,” ujar Teras.

Menurut mantan gubernur Kalimantan Tengah ini, ada jurus ampuh yang dapat dilakukan untuk menekan isu SARA. Yaitu dengan berusaha berbuat hal terbaik bagi masyarakat. kemudian senantiasa mengedepankan persamaan.

Dengan demikian, masyarakat dapat menilai hal-hal yang disampaikan pihak tertentu untuk menyerang tersebut hanyalah sebuah isu semata. Di mana kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Intinya senantiasa mengangkat persamaan. Karena setiap orang kan memang berbeda, tapi dengan perbedaan yang ada, pada dasarnya memiliki keinginan yang sama, yaitu menyejahterakan dan memakmurkan Indonesia,” pungkas Teras. (cky/jpnn)

You may also read!

artikel suryansyah

Pemimpin Depok

  Oleh : Suryansyah Sekjen Siwo PWI Pusat   DANGDUTAN mendadak viral. Di Pengasinan, Sawangan Depok, Jawa Barat. Sabtu kemarin. Bukan karena pelantunnya

Read More...
rekom golkar untuk pradi afifah

Pilkada Depok : Pradi-Afifah Dapat SK Golkar

PENYERAHAN SK : Didampingi Ketua Pemilu DPP Jawa 1, MQ. Iswara dan Ketua DPD Partai

Read More...
gerabah serahkan SK dukungan pradi

Gerabah Serahkan SK Dukungan Buat Pradi-Afifah

DUKUNG : Penasehat Gerabah, H. Sarmili disaksikan pengurus dan kader dari 11 kecamatan dan 63

Read More...

Mobile Sliding Menu