SANI/RADAR DEPOK KEAGAMAAN: Guru dan penceramah dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Lembaga Pendidikan Kesuma Bangsa sedang berfoto bersama usai acara, Selasa (8/1).
SANI/RADAR DEPOK
KEAGAMAAN: Guru dan penceramah dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Lembaga Pendidikan Kesuma Bangsa sedang berfoto bersama usai acara, Selasa (8/1).

Lembaga Pendidikan Kesuma Bangsa mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman sekolah yang berada dalam naungannya di Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Ada tiga jenjang pendidikan yang tergabung dalam lembaga tersebut, yakni SMP Kesuma, SMK Kesuma Bangsa 1 dan SMK Kesuma Bangsa 2.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Dari ketiga sekolah tersebut, total siswa yang ikut dalam kegiatan maulid nabi, ada sekitar 2.000. Dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW memang, lembaganya selalu menggabungkan ketiga jenjang pendidikan yang berada dalam satu naungan.

“OSIS dari tiga pendidikan di lembaga ikut serta dalam kepanitiaan. Jadi semuanya terlibat dalam kegiatan maulid,” ucap Sekretaris Lembaga Pendidikan Kesuma Bangsa, Maat Hidayat kepada Radar Depok.

Maat menuturkan, dengan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa meningkatkan iman dan takwa siswa. Karena, dalam kegiatan ini siswa lebih ditekankan untuk bisa menjadikan Nabi Muhammad sebagai tauladan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, mereka memiliki benteng untuk masuknya hal-hal negatif dalam hidupnya. Pemberi ceramah dalam kegiatan tersebut, yakni Ust. Topikurahman yang dikenal sebagai Ust. Pantun.

“Dengan kegiatan Maulid Nabi, sekaligus memperkenalkan dan mengingatkan tentang sejarah-sejarah Islam,” tuturnya.

Maat menjelaskan, dalam acara maulid juga diadakan berbagai penampilan siswa. Karena, di tiap jenjangnya, ada ekstrakulikuler (ekskul) keagamaan, seperti marawis dan hadroh.

“Sementara itu, ada juga kegiatan baca Al-Quran yang berlaku untuk siswa dan juga guru,” terangnya. (*)