Kirim ke Eropa dan Amerika Latin Via Ebay

In Metropolis
RICKY/RADAR DEPOK
MERAKIT : Owner AMTECH Ali Martopo saat merakit efek gitar di salah satu workshopnya di Jalan Guru Daiyah No.2A Kelurahan Tanah Baru, Beji.

Banyak orang Indonesia lebih menyukai products impor ketimbang produk dalam negeri. Namun, karya Ali Martopo yang juga  warga Jalan Guru Daiyah No. 2A Kelurahan Tanah Baru, Beji, Depok ini diminati di negara lain.

LAPORAN : Ricky Juliansyah

 

Dari arah Jakarta menuju Raya Sawangan setelah melewati perempatan Tugu Gong Sibolong Tanah Baru, tidak main dari sana di sebelah kanan Ada nama Jalan Guru Daiyah. Jalan yang hanya cukup untuk satu kendaraan roda empat. Dari muka jalan tidak jauh ada sebuah workshop alat musik milik Ali Martopo.

Dari jarak beberapa meter sebelum workshop itu, terdengar suara petikan gitar akustik. Sang empunya tempat, Ali Martopo sedang merekam video yang nantinya akan di upload ke youtube.

Saat awak media masuk ke dalam workshop itu, Ali sesaat menghentikan perekaman untuk mempersilahkan duduk. Setelah itu, ia memohon izin untuk melanjutkan perekaman yang sebentar rampung.

Sekedar informasi, bagi seorang gitaris, pasti udah akrab dengan alat-alat pendukung dalam perform mereka, baik untuk mendukung mereka bermain di rumah, atau untuk perform di atas panggung. Nah, yang kali ini akan kita ulas adalah efek gitar merek Sarinten ciptaan Ali Martopo yang sudah dipakai gitaris di berbagai  belahan dunia.

Bisa dibilang hal ini sebuah anomali, di mana kebanyakan orang Indonesia  memilik produk impor serta menghabiskan uang berbelanja di luar negeri, dan memandang sebelah mata produk dalam negeri.

Tetapi, tidak berlaku dengan produk ciptaan Ali Martopo. Efek yang dinamakan Sarinten malah menjelajah ke lua negeri dan dipakai gitaris-gitaris luar.

“Sudah kirim ke Eropa dan beberapa negara di Amerika latin. Itu lewat website kadang kalau iseng lewat Ebay,” kata Ali.

Setelah merapikan perlengkapan rekamannya, pria kelahiran tahun 1978 ini mulai mengulas sejarah awalnya ia bercengkrama dengan dunia efek gitar. Sambil mengingat-ingat, suami dari Ida Marwati ini menjelaskan, dulu ia yang bekerja sebagai pegawai bank swasta memang hobi bermusik. Namun, alat-alat musik saat itu masih tergolong mahal bagi dirinya.

Keahliannya membuat efek gitar bagi Ali yang tidak memiliki latarbelakang pendidikan eektronika ini didapat saat ia bekerja di sebuah distributor alat music, sekitar 2009. Dari distributor tersebut, ia boleh membawa alat music untuk dipelajari.

“Dulu zaman kerja, setiap hari boleh bawa alat, saya bawa pulang satu tiap hari untuk dipelajari seluk beluknya, biar saat dikonsumen tanya-tanya bisa saya jawab,” tuturnya.

Bapak dua orang anak ini melanjutkan, saat itu ia mempelajari komponen dan sparepart elektroniknya. Ia mengaku terbantu setelah menemukan toko elekronik di Jati Negara yang paham dengan alat elektroni untuk efek gitar.

Kata Ali, efek gitar itu yang paling rumit komponennya dari Jepang, tidak serumit dari Amerika dan Eropa. Namun, sparepart untuk Amerika dan Eropa untuk satu perusahaan saja, sehingga ia kesulitan untuk mencarinya.

“Yang penting itu IC-nya. Setelah eksperimen selama setengah tahun, ia baru bisa membuat efek sendiri. Itu di lihat dulu, kan dari orang tidak tahu elektronik. Saya pakai sendiri buat manggung. Waktu itu masih di Margocity. Dalam perform di panggung yang menggunakan efek buatan sendiri, ada teman yang mengusulkan untuk memproduksi lagi dan dijual,” ucap Ali. (Bersambung)

You may also read!

acara muharram di pengasinan dibubarkan

Acara Muharram Pengasinan Ada Sanksi Atau Tidak, Menunggu Investigasi

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...
acara muharram di pengasinan

Satgas Covid-19 Kota Depok Bantah Memberikan Izin Acara di Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...
pelayanan BPJS kesehatan di depok

Ada Keringanan untuk Peserta JKN-KIS yang Nunggak Iuran

ILUSTRASI : Petugas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Kota Depok

Read More...

Mobile Sliding Menu