Panwaslu: SDM Kami Siap Awasi Coklit

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
PELANTIKAN : Seluruh stakeholder fotobersama usai pelantikan PPL se-Kecamatan Cipayung.

DEPOK – Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, 20 Januari 2018 penyelenggaraan Pemilu akan melakukan tahapan pencocokan dan penelitian data Daftar Penduduk Potensial Pemilihan (DP4) yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Karenannya, Panwaslu Kota Depok menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawasan dalam tahapan tersebut.

“Persiapan kita sudah siap untuk Coklit. Di Panwaslu besok memastikan pengawasan Coklit serentak yang dimulai pada 20 Januari,” kata Ketua Panwaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana  kepada Radar Depok kemarin.

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) sudah dilantik pada 17 Januari kemarin untuk 63 kelurahan yang ada di Kota Depok dan pihaknya telah melaksanakan bimbingan teknik (Bimtek) selama tiga hari untuk PPL.

“Alat kerja sudah sampai ke Panwascam dan PPL. Besok pagi (Hari ini.red) kami apel bersama Panwascam,” jelas Dede.

Ia berharap tahapan coklit ini bisa terlaksana sesuai dengan peraturan  dan perundang-undangan yang telah ditetapkam. Ia pun meminta agar PPDP dapat bekerja dengan serius dan penuh tanggung jawab bersama KPU Kota Depok dan jajarannya.

“Tahapan coklit ini sangat penting. Saya berharap PPDP dapat bekerja dengan baik dan penuh tanggungjawab sesuai amanah yang diberikan,” ucap Dede.

Sementara, Komisioner Panwaslu Kota Depok, Andriansyah menambahkan, SDM yang dimiliki Panwaslu sudah sampai tingkat kelurahan. Dan pihaknnya baru selesai melakukan Bimtek untuk PPL yang dilaksanakan 17-19 Januari.

“Hari ini terakhir, untuk PPL dari Kecamatan Cipayung, Sawangan dan Bojongsari,” kata Andriansyah.

Ia juga berharap agar PPDP dapat melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang diatur dalam PKPU, karena PPDP sudah dibekali bimbingan teknis dengan alat kerjanya.

“Coklit harus door to door sesuai dengan domisili PPDP atau tiap TPS, barometer dari PPDP menjalankan kerja adalah logistik dan alat kerja. Mereka mencocokan data yang sudah ada di DP4 dengan yang di coklit. Setelah itu yang sudah dicoklit rumahnya harus tertempel stikernya,” papar Andri.

Nantinya, sambung Andri, pihaknya hanya melakukan pendampingan dan pengawasan. Mekanismenya sendiri, PPL bisa berdampingan dengan PPK atau PPDB untuk mendatangi rumah-rumah yang telah ditentukan.

“Kami tidak bisa mendampingi PPDP selama pencoklitan terus-terusan, karena pengawas kita hanya satu orang untuk satu kelurahan. Kami pun nanti dapat melakukan verifikasi faktual dengan datang sendiri ke rumah yang telah ditempel stiker coklit. Apa benar telah didatangi PPDP atau tidak,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

pasien UI bunuh diri 2

Pasien Covid-19 yang Bunuh Diri di RSUI, Bukan Warga Depok

BUNUH DIRI : YS loncat dari lantai 13 RSUI dan meninggal di tempat, Kamis (3/9).

Read More...
Pasien UI bunuh diri

Pasien Covid-19 di Depok Loncat dari Lantai 13 RSUI

BUNUH DIRI : YS loncat dari lantai 13 RSUI dan meninggal di tempat, Kamis (3/9).

Read More...
Iklan bni

BNI Syariah Depok Ajak Nasabah Ngaji Seumur Hidup

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - BNI Syariah memiliki program Nabung Haji Bisa Ngaji bekerjasama dengan Askar Kauny yaitu lembaga non profit

Read More...

Mobile Sliding Menu