PDI Perjuangan Yakin Tak Ada Kampanye Hitam 

In Politika
IST
BERSAHAJA: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (kanan) bersama Calon Gubernur Jawa Barat, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin, dalam sebuah kesempatan.

DEPOK PDI Perjuangan yakin untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2018, tidak akan diwarnai adanya isu SARA dan kampanye hitam untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon.

“Insya Allah tidak Ada isu SARA,” tutur Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto saat melakukan rapat koordinasi internal dengan pengurus DPC PDIP Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, sudah ada kesepakatan dengan empat pasang kandidat dan 100 angggota DPRD Jabar untuk mewujudkan Pilkada Jabar yang damai. Artinya, kedekatan 100 orang anggota DPRD Jabar, yang jika di breakdown mengusung empat paslon ini sudah begitu dekat.

“Kami hampir tidak ada sekat di DPRD Jabar, ini kami sudah bersepakat hampir semua pimpinan partai di Jabar yang mengusung empat paslon ini merupakan anggota DPRD, jadi koordinasi kami sangat mudah untuk tidak menciptakan isu sara dan lain sebagainya,” ungkap Waras.

Ditanya wartawan mengenai akan ada isu sara yang bakal dihembuskan untuk menjatuhkan Anton Charliyan saat menjabat sebagai Kapolda Jabar, Waras menjelaskan, terkait hal ini harus dipisahkan pribadi Anton Charliyan dan ketika menjadi Kapolda.

Kata dia, Anton asli orang Tasikmalaya, beliau keturunan pengasuh salah satu pesantren terbesar di Jawa Barat, yakni Pesantren Suryalaya Abah Anom.

“Itu keluarga besarnya Pak Anton,” ucap Waras.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo meyakini meski akan berkompetisi dalam Pilgub Jabar, tetapi seluruh parpol di Kota Depok tidak akan menggunakan kampanye hitam.

“Seluruh Parpol di Kota Depok berkomunikasi dengan baik, berkompetisi secara sehat dan tetap menjalin silaturahmi dengan baik,” kata pria yang akrab disapa HTA ini.

Ia juga meyakini bahwa penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Panwaslu akan bekerja dengan baik di seluruh tahapan Pilgub sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan dalam undang-undang. “Bawaslu pun sejauh ini saya lihat sangat aktif mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memilih dan pengawasan Pilgub,” ucap Ketua DPRD Kota Depok itu.

Terpisah, Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hermanto berharap semua penyelenggara pemilu, baik KPU dan Panwaslu bertindak secara fair play.

“Kami minta KPU, Panwas mulai dari tingkat kota hingga tingkat kelurahan bisa menjadi wasit yang baik dan tidak memihak,” ujar Hermanto.

Jangan sampai ada pihak-pihak yang dirugikan terutama masyarakat yang sudah memiliki hak suara di TPS. Apalagi sampai bertindak anarkis dan menyalahi aturan.

“Panwas harus tegas bertindak bila ada pelanggaran. Kalau gak tegas, yang dikhawatirkan masyarakat bisa saja melakukan hukum jalanan,” tegasnya.

Ia menambahkan, agar para pendukung atau tim sukses (timses) dari semua kandidat, tidak mengkampanyekan isu-isu yang sifatnya memfitnah apalagi isu SARA. Semua harus menyosialisasikan cagub-cawagubnya dengan cara elegan.

“Jadi demokrasi kita akan terbangun dengan baik. Karena semua dilakukan dengan hati jernih dan tidak kotor. Harus gentelman lah,” tutup Ketua Komisi B DPRD Kota Depok itu. (cky)

You may also read!

berita acara bukopin

Pemerintah dan Regulator Menjaga Bukopin Dan Dana Nasabah

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Bank Bukopin baru saja selesai melaksanakan

Read More...
acara muharram di pengasinan

Satpol PP Kota Depok Tidak Tahu Ada Dangdutan di Muharram Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...
acara muharram di pengasinan dibubarkan

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Acara Muharram di Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...

Mobile Sliding Menu