RICKY/RADAR DEPOK PARIPURNA : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, saat datang dalam Rapat Paripurna pembahasan tiga Raperda di Gedung DPRD Kota Depok, Kecamatan Cilodong.  
RICKY/RADAR DEPOK PARIPURNA : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, saat datang dalam Rapat Paripurna pembahasan tiga Raperda di Gedung DPRD Kota Depok, Kecamatan Cilodong.   

DEPOK – Di penghujung 2017, DPRD Kota Depok menyetujui tiga Rencana Peraturan Daerah (Raperda). Salah satunya Raperda Gemar Membaca. Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Supariono menuturkan, Raperda ini ditujukan untuk menjadikan warga Depok manusia yang unggul.

Ia menjelaskan, pada Rapat Paripurna Jumat (29/12) DPRD Kota Depok menyetujui tiga Raperda, yakni Raperda Gemar Membaca, Raperda Perijinan, Pendaftaran Industri dan Perdagangan.

“Satu lagi Raperda Kota Hijau,” kata Supariono kepada Radar Depok, kemarin.

Terkait Raperda Gemar Membaca, lanjut Supariono, ia mengaku senang dengan adaya Raperda tersebut. Hal ini, berkaca dari data yang mengatakan bahwa Indonesia secara umum berada pada urutan 60 dari 61 negara dalam hal kebiasaan membaca.

“Ini bukan prestasi tetapi merupakan masalah besar karena buku adalah jendela ilmu dan ilmu yang akan membuat hidup kita lebih baik, di sisi lain kita ingin warga Depok menjadi manusia yang unggul,” paparnya.

Karena itu, sambung Politikus PKS ini, baik pemerintah maupun DPRD harus memfasilitasi warga agar lebih gemar lagi membaca, dan untuk lebih besarnya perhatian itu kita buat perda gemar membaca.

“Jadi khusus itu sudah ada di Perda Kota Layak Anak, untuk Perda ini lebih kepada sarana dan prasarana serta sosialisasi dan motivasi agar masyarakat Depok lebih gemar lagi membaca,” tandasnya. (cky)