Pertamax, Turbo dan Solar Melejit Naik dari Rp200-Rp450 

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
HARGA NAIK : Pengendara motor saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang mengalami kenaikan harga di salah satu SPBU, Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, kemarin.

DEPOK-Jangan kaget saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex berkurang di fuel meter (Ampere bensin) kendaraan. Sejak pertengah PT Pertamina (Persero), menaikan ketiga jenis BBM nonsubsidi tersebut. Kenaikannya dari Rp50 per liter sampai Rp450 per liter.

Pantauan Radar Depok di lapangan, harga BBM jenis Pertamax Turbo 98 ditetapkan Rp9.600 per liter mengalami kenaikan Rp250 per liter dibanding pantauan per 1 Januari 2018, yang dijual Rp9.350 per liter. Pertamax 92 juga mengalami kenaikan harga Rp200 per liter dari Rp8.400 per liter menjadi Rp8.600 per liter, dan Pertamina Dex naik Rp450 per liter dari sebelumnya Rp8.800 per liter jadi Rp9.250‎ per liter.

Salah seorang warga Sawangan Baru, Ali Budi Winarto mengatakan, kenaikan BBM khususnya jenis Pertamax membuat dirinya harus menambah kocek pengeluaran dalam pengisian BBM kendaraannya. Walaupun kenaikan hanya sebesar Rp200, namun dinilai sangat memberatkan dirinya.

“Sebelumnya Rp8.400 kini menjadi Rp8.600 perliter,” ujar Budi.

Walaupun begitu, sambung Budi kenaikan harga Pertamax tidak membuat dirinya beralih menggunakan BBM jenis lainnya. Menurutnya, untuk menghindari pengeluaran dalam pengisian bahan bakar, dia akan berusaha memanfaatkan kendaraan seperlu mungkin dalam membantunya beraktivitas.

Salah seorang penjaga SPBU di Jalan Raya Muchtar, Yani mengatakan, ada kenaikan harga BBM di SPBU ditempatnya bekerja, yakni Pertamax RON 92. Kenaikan harga Pertamax sudah terjadi sejak Sabtu (13/1) pukul 00.00. “Kenaikan harga Pertamax sebesar Rp200, yang sebelumnya Rp8.400 perliter kini menjadi Rp8.600 perliter,” ucap Yani.

Yani menuturkan, untuk jenis BBM lainnya seperti Pertalite, Premium, dan Biosolar tidak mengalami kenaikan. Yani membenarkan, ada sejumlah konsumen yang sempat kaget akan kenaikan BBM jenis Pertamax. Namun,hal tersebut tidak menyurutkan niat konsumen dalam melakukan pengisian bahan bakar kendaraan.

Pantauan yang dilakukan Radar Depok,  di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 34.16414, Jalan Raya Jatimulya, Kecamatan Cilodong harga BBM jenis Pertamax 92 Rp 8.600 per liter dari harga sebelumnya 8.400 per liter.

Tidak hanya itu, Pertamina Dex juga mengalami kenaikan menjadi Rp 9.250‎ per liter dari harga sebelumnya Rp 8.800 per liter. “Sekitar tiga hari yang lalu, harganya naik,” kata Ratna petugas SPBU Pertamina 34.16414.

Selain itu, dikabarkan kenaikan juga dialami Pertamax Turbo 98 ditetapkan Rp 9.600 per liter. “Katanya naik, tapi kami tidak jual,” ujarnya.

Namun kenaikan tidak dialami oleh jenis bahan bakar lain seperti premium yang masih bertahan diangka Rp6.550, dan Pertalite diangka Rp 7.500. “Yang lain masih normal,” singkatnya.

Sementara itu, Admin Keuangan  SPBU 3416412, Kukusan, Beji, Lusi Surtia Sari mengatakan, di tempat mereka Pertamax juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp.200 sejak tanggal 12 Januari. Pihaknya mengaku tidak tahu penyebab naiknya harga bahan bakar Pertamax tersebut dan juga tidak tahu apakah kemungkinan harga tersebut akan turun maupun naik kembali. “Sebelum naik, harga Pertamax masih Rp8.400, sekarang sudah Rp8.600,” paparnya.

Adanya kenaikan tersebut, menurut warga RT2/3, Kelurahan Kalibaru, Cilodong, Deny Suhendar keberatan dengan harga bbm yang meningkat.

Pasalnya, sebagai driver ojek online dirinya sangat bergantung pada harga bahan bakar. “Kalau naik, pengeluaran jadi bertambah, tapi pendapatan kita tidak naik,” kata Deny Suhendar.
Dia mengaku mensiasati hal tersebut dengan menggunakan jenis bahan bakar lain untuk mengimbangi antara pendapatan dan pengeluaran sebagai driver ojek online. “Ya paling pakai pertalite, karena motor saya kan selalu jalan, jadi harus bahan bakar yang bagus,” kata Deny Suhendar. (cr1/cr2/dic)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun di Depok

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu