RICKY/RADAR DEPOK RELIGIUS: Pradi Supriatna saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Attaqwa Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Rabu (3/1).  

 

RICKY/RADAR DEPOK
RELIGIUS: Pradi Supriatna saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Attaqwa Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Rabu (3/1).

DEPOK Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna menyatakan kesiapannya untuk menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Mayjen (Purn) TNI Sudrajat-Ahmad Syaikhu pada Pilgub Jabar 2018.

“Biasanya kan diminta, tapi saya siap menjadi jurkam Pak Sudrajat dan Ustad Syaikhu di Kota Depok,” kata Pradi kepada Radar Depok, usai Sidang Paripurna, di Gedung DPRD Kota Depok, Rabu (3/1).

Namun, sambung dia, untuk menjadi jurkam, dirinya yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Depok tentunya harus mengambil cuti lebih dulu. Diketahui, untuk pesta demokrasi ditanah pasundan ini, tahapan atau masa kampanye akan dimulai pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018.

“Jangan sampai kesalahan. Saat ini saya milik semua masyarakat Depok. Bukan cuma milik partai. Jadi mekanismenya harus kita tempuh. Saya akan minta izin ke Pak Walikota untuk mengajukan cuti. Itu juga kalau diizinkan,” paparnya.

Untuk konsolidasi ditingkat kota, lanjut Pradi, pihaknya sampai saat ini ditingkat kota belum melakukan konsolidasi dengan PAN dan PKS. Gerindra Depok baru memberikan informasi kepada internal, kemudian konsolidasi di pengurus dan sayap-sayap partai.

“Karena dari DPP Partai Gerindra sudah lebih dulu mengusung Sudrajat, hingga saat ini Gerindra Depok baru menyosialisasikan Sudrajat, lantaran belum menerima surat resmi dari pusat,” ujar Pradi.

Terkait belum bulatnya PAN turut mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu, Pradi menilai itu merupakan hak PAN. Karena mungkin masih ada pertimbangan dan menghitung potensi kedepannya bagaiman.

“Pendaftaran calon kan baru dimulai 8 hingga 10 Januari, segala kemungkinan bisa terjadi. Namun saya meyakini pastinya yang terbaik. Harapan saya sih tidak keluar dan terus bergerak beriringan memenangkan Pilgub Jabar,” tandasnya. (cky)