IST MENINJAU: Anggota DPRD Kota Depok Dapil Beji, Limo, dan Cinere, T. Farida Rachmayanti (tengah) saat ada di UPT Puskesmas Limo, beberapa waktu lalu.
IST
MENINJAU: Anggota DPRD Kota Depok Dapil Beji, Limo, dan Cinere, T. Farida Rachmayanti (tengah) saat ada di UPT Puskesmas Limo, beberapa waktu lalu.

DEPOK – UPT Puskesmas Kecamatan Limo yang berada di kawasan Kelurahan Grogol, dianggap Anggota DPRD Kota Depok Dapil Beji, Limo, dan Cinere, T. Farida Rachmayanti kurang representatif. Hal itu dikarenakan, kondisi puskesmas yang tidak cukup untuk menampung masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan.

“Hal itu dikarenakan, luas area puskesmas tidak bisa menampung warga yang tidak hanya dari Kecamatan Limo saja, tetapi ada juga warga dari Kecamatan Pancoranmas yang datang,” ucapnya kepada Radar Depok.

Farida menjelaskan, hal itu dikarenakan posisi UPT Puskesmas Limo yang berada di perbatasan antara Kecamatan Limo dengan Kecamatan Pancoranmas. Hal itu jug menyebabkan, beberapa warga Kecamatan Limo yang berbatasan dengan Kecamatan Cinerr sulit untuk menjangkau, karena di Kecamatan Limo hanya ada satu puskesmas.

“Ada baiknya direlokasi, tetepi jika bisa diperluas di lokasi yang sekarang juga baik. Intinya, masyarakat bisa merasa nyaman dalam mendapatkan pelayanan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Limo, Titin Hardiana menjelaskan, setiap hari pihaknya melayani sekitar 200 pasien dari Kelurahan Grogol, Krukut, Limo, Meruyung, dan warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas. Sekarang ini, dengan luas area sekitar 250, menurut Titin dinilai kurang untuk bisa menampung warga, meskipun dirinya tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga.

“Sudah ada wacana untuk memperluas puskesmas, tetapi belum tahu kapan realisasinya,” jelasnya.

Mengenai relokasi Titin berpendapat, di lokasi sekarang di Jalan Raya Grogol Rt. 01/01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo adalah lokasi yang strategis, tetapi jika memang direlokasi dirinya pun tidak mempermasalahkan.

“Intinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya. (peb)