ADE/RADAR DEPOK NAAS : Distro Skaters yang terletak di jalan Abdul Gani Raya, RT10/04, Kelurahan Kalibaru, Cilodong menjadi sasaran pencurian saat masyarakat sedang merayakan pergantian tahun. Akibat kejadian itu pemilik, Khaerul Hadi (24) mengalami kerugian hingga Rp100 juta.
ADE/RADAR DEPOK
NAAS : Distro Skaters yang terletak di jalan Abdul Gani Raya, RT10/04, Kelurahan Kalibaru, Cilodong menjadi sasaran pencurian saat masyarakat sedang merayakan pergantian tahun. Akibat kejadian itu pemilik, Khaerul Hadi (24) mengalami kerugian hingga Rp100 juta.

DEPOK – Baru memasuki awal 2018, Kota Depok sudah dinodai dengan aksi kriminalitas yang terjadi di sebuah toko baju distro, Senin (1/1) dini hari. Tak tanggung-tanggung, garong menghabiskan seluruh isi distro di Jalan Abdul Gani Raya, RT10/04, Kelurahan Kalibaru, Cilodong.

Pemilik distro, M. Khaerul Hadi (24) mengatakan, awal mula kejadiannya diketahui ketika ia hendak membuka tokonya pada Senin (1/1) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pas saya mau buka, kok gembok sudah hilang dan rolling dor dalam keadaan tidak terkunci,” kata Hadi saat ditemui Radar Depok di tokonya, Senin (1/1).

Penasaran, ia segera masuk kedalam tokonya yang berukuran kurang lebih 5×10 meter persegi tersebut. Sontak seluruh tubuhnya terkulai lemas saat mengetahui seluruh barang dagangannya telah raib. “Hanya tersisa tas dan display yang ada di manekin aja, semuanya abis, baik display maupun stok,” lanjutnya.

Adapun barang yang raib antara lain kaos 15 lusin, celana 5 lusin, topi 4 lusin, jaket 3 lusin, dan beberapa sweater serta topi. “Itu semua barang belanjaan buat stok bulan ini, habis semua, juga uang tunai Rp200.000 dan sound sistem, ikutan diambil,” lanjutnya.

Segera ia melaporkan kejadian tersebut kepada ketua lingkungan sekitar dan aparat kepolisian sektor Sukmajaya.

Hadi mengatakan, menurutnya aksi yang diperkirakan terjadi pada malam pergantian tahun tersebut terbilang cukup rapi. Pasalnya, baik pintu maupun seisi tokonya tak ada yang rusak sedikit pun.

“Rapih aksinya, lubang kunci nggak ada yang rusak, hanya gembok hilang dan ada tas ransel dekil yang tertinggal di dalam toko,” akunya.

Akibat aksi tersebut, Hadi mengaku mengalami kerugian hingga mencapai kurang lebih Rp100 juta. Pasalnya, barang yang diambil oleh sang garong memiliki range harga mulai dari Rp75.000 hingga Rp275.000.

Hadi menambahkan, sebelum terjadinya aksi tersebut, usaha distro yang telah ia jalani selama 1 tahun 4 bulan tersebut memang kerap didatangi orang yang hendak menipu.

“Seminggu kebelakang, pernah ada yang nyoba hipnotis dan ada juga yang mau nyongkel roling door, tapi gagal, kali ini dia berhasil,” katanya.

Hadi berharap pencuri yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut dapat segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Barang dagangan saya ini original dari Bandung, dan di Depok hanya ini outlet satu-satunya, mudah-mudahan segera tertangkap malingnya,” pungkas Hadi.

Saat dimintai konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Sulaeman enggan memberikan komentar terkait kejadian tersebut.

“Laporan polisinya sudah ada dan kita sudah olah TKP, tapi untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi Pak Kapolsek,” singkat Leman saat ditemui Radar Depok di kantornya, Senin (1/1).

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati belum menanggapinya.(ade)