INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK. MELAKSANAKAN VAKSINASI: Kader Posyandu dan Posbindu PKK di RW8, Kelurahan RJB berfoto seusai melakukan vaksinasi.
INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK.
MELAKSANAKAN VAKSINASI: Kader Posyandu dan Posbindu PKK di RW8, Kelurahan RJB berfoto seusai melakukan vaksinasi.

RW8, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoranmas, melaksanakan Imunisasi Difteri secara serentak di dua posyandu yang ada di RW tersebut. Imunisasi Difteri yang dilakukan RW8, menjadi kegiatan imunisasi tahap awal di lingkungan tersebut, dan juga menjadi yang terakhir di Kelurahan RJB.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Di sebuah Gedung Posyandu Anggrek yang berlantai dua, di RT5/8, Kelurahan RJB, terlihat ratusan anak didampingi orangtuanya, silih berganti memasuki ruangan Posyandu Anggrek. Seperti kebanyakan posyandu yang ada di Kota Depok, tangis anak – anak meramaikan suasana di posyandu tersebut.

Para kader posyandu dan kader PKK, RW08 , Kelurahan RJB tampak mencoba menenangkan anak – anak yang menangis tersebut.

Di tengah keramaian, tampak seorang yang mengenakan hijab dan berkacamata sedang memangku seorang anak yang sedang divaksin, dia adalah Eni Lailiah, Ketua PKK RW08, Kelurahan RJB.

Eni Lailiah mengatakan, mereka sedang melaksanakan Imunisasi Difteri atau Vaksinasi.
Dia menuturkan, vaksinasi di RW8, dilakukan di dua tempat, yakni Posyandu Anggrek dan Posyandu Flamboyan, yang memang kedua posyandu tersebu berada di lingkungan RW8.

“Saya baru meninjau pelaksanan vaksinasi di Posyandu Flamboyan, dan setelahnya saya meninjau di Posyandu anggrek ini,” ucapnya.

Dia mengatakan, kegiatan vaksinasi di wilayahnya berjalan cukup baik, hanya saja masih ada beberapa anak yang belum dapat mengikuti vaksinasi yang dikakukan pada Selasa (2/1). Tentunya tidak datangnya anak-anak tersebut, ada berbagai macam alasan, seperti sedang sakit ataupun sedang pergi.

“Target kami di dua posyandu ini sebanyak 849 anak, namun yang baru mengikuti vaksin hanya 720 anak,” ucapnya.

Lebih jauh dia megatakan, masih ada sekitar 129 anak yang belum melakukan vaksinasi di RW8. Dia berharap, agar ke-129 anak tersebut dapat divaksinasi secepatnya. Mengingat batas waktu vaksinasi tahap awal ini hanya sampai tanggal 10 Januari 2018.

“Silahkan melakukan vaksinasi di puskesmas terdekat, supaya wilayah kita terbebas dari bahaya Difteri,” tutupnya. (*)