AHMAD FAHCRY/RADARDEPOK SERIUS: Para siswa saat mengerjakan ujian nasional secara UNBK di salah satu sekolah di Kota Depok.
AHMAD FAHCRY/RADARDEPOK
SERIUS: Para siswa saat mengerjakan ujian nasional secara UNBK di salah satu sekolah di Kota Depok.

DEPOK – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diikuti siswa dan siswi SMA dan SMK sudah dilakukan tahun lalu. Modelnya soalnya, dengan pilihan ganda.

Kini, rencana UNBK tahun ini akan ada tertulinya. ”Iya benar baru rencana. Tapi tunggu saja. Karena kami bukan tim penyusun soal,” kata Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Wilayah 1 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Herry Pansila, kepada Radar Depok, kemarin.

Ia menjelaskan, UNBK sebagai syarat lulus siswa dan siswi SMA dan SMK. Rata-rata ada 40 soal. Untuk mekanisme lebih lanjut, pihaknya masih menunggu kepastian dari pusat. Karena ada mekanisme pembuatan soal dari tim tersendiri.

“Untuk pelaksanaan UNBK tahun ini kami masih menunggu informasi pastinya lebih lanjut,” kata dia.

Ihwal pelaksanaan UNBK di Depok, kata Herry, tahun lalu sudah mencapai 100 persen. Sedangkan untuk wilayah satu lagi: Kota Bogor, baru mencapai 60 persen. ”Kami targetkan untuk wilayah satu 100 persen,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok ini.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Rudi Kurniawan menegaskan, jika memang soal UNBK ada jawaban tertulis, maka Dinas Pendidikan Kota Depok mesti menyiapkan secara matang. Utamanya, fasilitas penunjang.

“Harus dipersiapkan sebaik mungkin. Agar siswa mengerjakan dengan mudah,” kata dia.

Menurut dia, jika ada ujian tertulisnya, harus pula sesegera mungkin disosialisasikan. “Sehingga tidak siswa yang canggung mengerjakan soal yang diberikan,” kata Politikus PDI Perjuangan ini. (irw)