Ubah Pola Pikir Tentang Sampah

In Satelit Depok, Wilayah Depok
ADE/RADAR DEPOK
PELATIHAN: Puluhan ibu-ibu usai mengikuti pelatihan pemanfaatan sampah anorganik yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

DEPOK  – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tim dosen dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Fakultas Ekonomis Bisnis melakukan pelatihan terhadap ibu-ibu rumah tangga dalam hal pengolahan sampah.

Ketua Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta, Liza Norak mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kali kedua yang dilakukan pihaknya bersama masyarakat Kecamatan Bojongsari.

“Ini sudah kedua kalinya, sebelumnya kami fokus di pengolahan sampah organik, kini sampah anorganik,” kata Liza.

Liza menambahkan, kegiatan yang dilakukan di Taman Melati Indah, RW09, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari tersebut, melatih ibu-ibu untuk mengolah sampah anorganik, yakni bungkus kopi untuk dijadikan barang yang dapat digunakan kembali.

“Permasalahan sampah saat ini masih menjadi isu hangat, untuk itu bagaimana masyarakat dapat mengurangi sampah itu dimulai dari rumah tangga,” katanya.

Para ibu-ibu tersebut dilatih membuat sebuah tikar, tas atau dompet yang terbuat dari bungkus makanan instan.

Koordinator Kecamatan (Korcam) Bank Sampah Kecamatan Bojongsari, Kasih mengatakan, hadirnya bank sampah diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah di tempat pembuangan sementara hingga pembunangan akhir.

“Saat ini sampah di TPA sudah berlebih, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membantu pengurangan sampah,” katanya.

Kasih menambahkan, dirinya berharap agar masyarakat dapat peka dalam melihat kondisi lingkungan saat ini, sehingga dapat memulai untuk mengurangi produksi sampah dengan mendaur ulangnya.

“Dengan mengubah cara pandang sampah merupakan barang bernilai bukan barang sisa yang harus dibuang, dengan begitu masyarakat dapat mulai memilah sampah dan persoalan sampah dapat terselesaikan,” katanya.

Ketua TP PKK, Kelurahan Duren Mekar, Dahliyah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut. Ia berharap, agar ada tindak lanjut berikutnya.

“Di Duren Mekar ada sembilan RW, saya berharap agar seluruh RW di Duren Mekar ini dapat memiliki keahlian dalam daur ulang sampah dengan megikuti kegiatan pelatihan serupa,” katanya. (ade)

You may also read!

pasien UI bunuh diri 2

Pasien Covid-19 yang Bunuh Diri di RSUI, Bukan Warga Depok

BUNUH DIRI : YS loncat dari lantai 13 RSUI dan meninggal di tempat, Kamis (3/9).

Read More...
Pasien UI bunuh diri

Pasien Covid-19 di Depok Loncat dari Lantai 13 RSUI

BUNUH DIRI : YS loncat dari lantai 13 RSUI dan meninggal di tempat, Kamis (3/9).

Read More...
Iklan bni

BNI Syariah Depok Ajak Nasabah Ngaji Seumur Hidup

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - BNI Syariah memiliki program Nabung Haji Bisa Ngaji bekerjasama dengan Askar Kauny yaitu lembaga non profit

Read More...

Mobile Sliding Menu