INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK TERTANCAP : Kondisi korban yang masih terkapar dengan besi yanh masih tertancap di perutnya.

 

INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
TERTANCAP : Kondisi korban yang masih terkapar dengan besi yanh masih tertancap di perutnya.

DEPOK-Dwiko Pandiangan warga Kavling Pelita Air Service, Blok B/6 RT04/15, Kelurahan Rangkapn Jaya Baru (RJB),  Pancoranmas, terkapar setelah perutnya ditusuk orang tak dikenal, kemarin. Kondisinya sangat mengenaskan, pria berusia 52 tahun itu ditusuk  besi pemecah es hingga tembus ke depan.

Keluarga Korban, Rosa mengatakan, Kejadian tersebut bermula ketika korban baru saja mengantar istrinya ke Margo City. Sepulang mengantar istrinya, korban bersenggolan dengan sebuah mobil di Simpang Sengon, Jalan Nusantara Raya. Motor mio berwarna putih miliknya bersenggolan dengan
mobil bak yang diduga berwarna biru yang membawa tiga orang penumpang di belakangnya.
Setelah itu terjadi cekcok antara korban dengan pengendara mobil.

” Ditengah jalan, terjadi perselisihan antara korban dengan pengendara mobil bak terbuka. Keduanya sempat berdamai,” ungkap Rosa kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Namun, saat korban melanjutkan perjalanan, tepatnya saat berhenti di lampu merah depan SMAN 1 Jalan Nusantara, tiba-tiba korban dihampiri pelaku dan perut sebelah kanannya ditusuk dari belakang dengan menggunakan sebuah besi pemecah es. Besi itu sampai tembus ke perut bagian depan sebelah kanan. Usai menusuk korban, pelaku melarikan diri.

Beberapa warga yang mengetahui kejadian itu berusaha memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, karena lukanya cukup serius, korban dirujuk ke RS Fatmawati. “Kemungkinan gara-gara salah paham di jalan,” kata Rosa.

Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Roni Wowor memastikan bahwa pelaku penusukan adalah seorang pengendara mobil bak terbuka yang sebelumnya sempat berselisih paham karena sempat bersenggolan.

“Pelakunya pakai mobil bak terbuka. Kami masih lidik kasus ini dan buru pelakunya,” terang Roni.

Menurut Roni, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini termasuk korban penusukan yang kini dirawat di RS Fatmawati.

“Korban sudah kami mintai keterangan. Sehingga ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi,” beber Roni.

Selanjutnya kata dia anggota di lapangan tengah memburu pelaku berdasar keterangan sejumlah saksi serta keterangan korban.

Petugas katanya memburu pelaku, baik dari informasi mobil bak terbuka yang dipakai serta ciri-ciri pelaku penusukan.

“Dari semua hasil identifikasi baik mobil dan ciri-ciri pelaku, petugas sedang bergerak di lapangan,” katanya.

Wakapolsek Pancoran Mas AKP Hendro Wiyono bersama timnya sedang melacak keberadaan pelaku. Sejumlah anggota polisi mendatangi RS Fatmawati untuk memintai keterangan kepada korban. (cr1)