DEPOK – Seperti yang sudah-sudah. Lelang jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Depok pun harus diperpanjang masa pendaftarannya. Hingga kemarin, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar hanya satu. Kemiripan prosesnya seperti beberapa kali lelang menimbulkan pertanyaan.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Depok, Mamun Abdullah mengatakan, di kota dan kabupaten lain jika ada lelang jabatan kepala dinas berlomba-lomba mendaftar. Tapi, di Kota Depok ini sedikit aneh, malah menjadi pertanyaan.

Semestinya, sambung dia jika ada ASN yang sudah cukup golongan dan pangkatnya, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengajak ASN tersebut, agar terjadi kopetisi yang sehat. Tapi, di Depok malah sepi peminat. “Cukup aneh, padahal golongan dan pangkat yang sudah mumpuni banyak. Ada apa dan kenapa itu terjadi,” terang Mamun kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Sementara, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Kadishub Depok, Warli mengungkapkan, batas waktu pendaftaran lelang jabatan Kadishub seharusnya hari ini (kemarin), tapi diundur Kamis (8/2) sekaligus pengumuman.

“Pengumumanya ditunda, sebelumnya Rabu 7 Febuari. Jadinya besok (hari ini),” kata Warli, kepada Radar Depok.

Berdasarkan data calon yang masuk di pansel, selama ini baru satu ASN yang mendaftar. “Saya baru dapat info baru satu ASN yang daftar,” terangnya.

Jika sampai akhir penutupan pendaftaran calon Kadishub Depok hanya satu ASN pada 8 Febuari, maka pihaknya akan memperpanjang pendaftaran selama tujuh hari. “Diperpanjang tujuh hari sesuai kalender,” ucap Warli.

Lalu jika tidak ada yang daftar lagi, pihaknya akan konsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Seperti apa arahanya dari KASN,” katanya.

Sekretariat Pansel Kadishub Depok, Mary Liziawati mengaku, sudah ada yang daftar dan memasukan berkas ke pansel. Namun, dia belum bisa menyebutkan nama ASN yang mendaftar. “Nanti, kami akan umumkan besok ya (hari ini),” ucap dia.

Calon Kadishub yang dilelang secara terbuka ini, Pansel tidak membatasi jumlah ASN yang sudah penuhi syarat untuk mendaftarkan diri. Meski begitu, ASN Depok yang daftar belum sampai empat orang di Pansel Kadishub Depok. “Belum sampai empat orang, minimal empat orang,” bebernya.(irw)