AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK PENEBARAN BENIH IKAN: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beserta jajaran terkaitmenebar ribuan benih ikan di Situ Pengasinan, Jl. Utomo, Pengasinan, Sawangan, Kamis (11/1).
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PENEBARAN BENIH IKAN:
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beserta jajaran terkaitmenebar ribuan benih ikan di Situ Pengasinan, Jl. Utomo, Pengasinan, Sawangan, Kamis
(11/1).

DEPOK – Dari 100 juta benih ikan dalam menjaga ekosistem air tawar di Jawa Barat (Jabar). Kota Depok kedapatan 25 juta benih ikan. Beragam jenis ikan air tawar tersebut saat ini sudah disebar di Situ Jatijajar, Situ Cilangkap, Pendongkelan, dan Situ Pengasinan.

“Kami dapat bantuan berbagai ikan jenis seperti ikan nila, nilem, mas, tawes, bandeng, grasscarp, udang galah, dan lalawat,” kata Kepala Dinas Ketahan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Depok, Farah Mulyati, kepada Radar Depok, kemarin.

Dari jumlah 25 juta benih ikan untuk Depok, sambung Farah, ada 10 ribu benih ikan bandeng akan dibudidayakan di Kota Depok. Tentunya guna memenuhi pasokan konsumsi masyarakat Depok. “Diharapkan berkembang ya,” katanya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan (BBI) DKPPP Kota Depok, Nur Hidayat mengatakan, 10 ribu benih ikan bandeng didatangkan dari Balai Pengembangan Benih Ikan Air Tawar (BPBIAT) Jabar untuk dikembangkan di Depok. “Sehingga bisa mengangkat ekonomi para pembudidaya ikan lokal,” ujarnya.

Keunggulan ikan bandeng hasil budidaya air tawar kata dia, terletak dari kecepatan pertumbuhannya. Bahkan, ia menyebutkan  mencapai bobot 250 gram per ekor, dapat dicapai hanya dalam waktu kurang lebih enam bulan.

Keunggulan lainnya adalah karena ikan dibesarkan dalam air tawar, maka diperkirakan rasanya tidak seperti ikan bandeng yang berada di air payau.

“Kita besarkan benih ikan bandeng di dalam air tawar dengan pakan yang baik, sehingga diharapkan rasa dagingnya lebih enak. Kalau dibesarkan di dalam air payau akan terasa lumpur, karena makanan ikan bandeng di sana adalah lumut,” jelasnya.

Namun demikian,  pihaknya belum bisa memastikan apakah benih ikan bandeng cocok untuk dibudidayakan di Kota Depok, yang memiliki cuaca tropis. Jika memang budidaya ini berhasil, maka siap disalurkan ke masyarakat pada bulan ketujuh.

Saat ini, kata Nur, memang masih uji coba dan jika berhasil diperkirakan Juli bisa distribusikan ke masyarakat, khususnya untuk petani ikan.

“Karena dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki ikan bandeng tersebut, dapat menjadi sumber mata pencarian untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.(irw)