DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok ketok pintu ke setiap rumah warga, yang memiliki balita kemarin. Tujuan satu, untuk pemberian vitamin A yang belum diberikan.

Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinkes Depok, May Haryanti mengatakan, pemberian vitamin kepada balita di Depok akan jemput bola. Sehingga balita dari usia enam bulan sampai 59 bulan mendapatkan vitamin A secara merata.

“Dengan jemput bola atau sweeping pemberian Vitamin A ini dapat maksimal,” kata  May, kepada Radar Depok, kemarin.

Vitamin A, kata May diberikan kepada anak balita yaitu ada  dua katagori pertama dengan dosis 100.000 IU yang berwarna biru, untuk anak usia enam bulan sampai 11 bulan. Sedangkan, usia 12 bulan sampai dengan 59 bulan diberikan dengan dosis 200.000 IU yang ditandai dengan warna merah.

“Pemberian vitamin A dibantu kader posyandu, bahkan mereka juga memberikan  penyuluhan kepada orang tua untuk memahami pentingnya pemberian Vitamin A,” papar May.

Dengan begitu,  pemberian vitamin A ini sudah berjalan dari Febuari hingga Agustus. “Kami harap orang tua yang memiliki balita agar segera mengunjungi posyandu,” kaya May mengajak.

Dinkes Pemkot Depok akan menargetkan 100 persen anak diberi vitamin A.

Pemberian Vitamin A dilakukan dengan maksud untuk memberikan asupan lebih dalam meningkatkan daya tahan tubuh pada balita.

“Kami akan usahakan semaksimal mungkin untuk merata pemberian vitamin A kepada balita di Depok,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinkes Lies Noerzamanti mengatakan, pemberian vitamin A dilakukan bersamaan dengan kegiatan pelaksanaan posyandu.

Untuk jadwalnya sesuai dengan pelaksanaan posyandu di masing-masing wilayah. Vitamin A didistribusikan melalui puskesmas setempat.

“Vitamin ini diberikan selama satu bulan penuh, pelaksanaannya tergantung jadwal Posyandu, karena masing-masing wilayah berbeda,” ucapnya.

Dia menambahkan, diharapkan melalui pemberian vitamin A tersebut seluruh balita di Kota Depok dapat memperoleh asupan vitamin tambahan.

“Agar daya tahan tubuh anak di Depok dapat semakin meningkat dan tidak mudah terserang berbagai penyakit,” ujarnya. (irw)